PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani menegaskan, hingga saat ini belum ada rencana konkret maupun komitmen bersama dalam hal Pembangunan jembatan penghubung antara Pulau Bangka dan Sumatera (Batera).
Hal itu disampaikan Hidayat menanggapi adanya pemberitaan di salah satu media daring mengenai adanya kesepakatan antara Gubernur Babel dengan Gubernur Sumatera Selatan, terkait rencana pembangunan Jembatan Batera.
Menurutnya, informasi tersebut tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan. Hidayat menegaskan kembali, saat ini Pemprov Babel belum memiliki rencana konkret maupun komitmen bersama dalam hal pembangunan Jembatan Batera.
“Saya menghormati semangat konektivitas antar wilayah, namun saat ini fokus utama saya sebagai Gubernur Babel adalah pemulihan ekonomi daerah, penguatan layanan kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pasca-pandemi dan tekanan ekonomi global,” ungkapnya.
“Pembangunan infrastruktur berskala besar seperti jembatan penghubung antar provinsi tentu memerlukan kajian mendalam, kesiapan fiskal dan keterlibatan lintas kementerian,” imbuhnya.
Hidayat menambahkan, segala kebijakan pembangunan di Babel akan selalu mengutamakan kebutuhan riil masyarakat, memperhatikan kondisi keuangan daerah, serta mengedepankan transparansi dan partisipasi publik.
“Prioritas kami saat ini adalah bagaimana rakyat bisa sehat, UMKM bisa tumbuh, harga-harga terkendali, dan lapangan pekerjaan terbuka lebih luas. Itu yang paling utama,” tegasnya. (*)
Sumber: Dinas Kominfo






