PANGKALPINANG – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Viktor T Sihombing, mendukung penuh langkah Satuan Polairud Polresta Pangkalpinang menindak tambang timah (TI Tungau) yang beroperasi secara ilegal di aliran Sungai Rangkui, Kelurahan Ampui, Kecamatan Pangkalbalam, Senin (17/11/2025).
Pada saat melakukan pengamanan barang bukti, personel Satuan Polairud Polresta Pangkalpinang sempat dihadang oleh para penambang dan masyarakat sekitar lokasi, dikarenakan tidak terima alat-alat tambang tersebut di amankan.
Dikonfirmasi via sambungan ponselnya, Senin malam, Irjen Pol Viktor mengungkapkan dalam penegakan hukum oleh anggota di lapangan, tentunya ada aturan-aturan yang harus ditegakkan.
“Dan kalau pun ada reaksi dari masyarakat, tentunya kita harus lihat apa yang menjadi keinginan masyarakat itu? Tadi saya juga udah dapat laporan dari Kapolresta, mungkin itu ada miskomunikasi saja dengan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut Irjen Pol Viktor menuturkan, miskomunikasi itu telah dijelaskan oleh anggota Satuan Polairud, mengenai maksud dan tujuan anggota dalam penindakan tersebut.
“Itu telah dijelaskan. Akhirnya masyarakat mengerti, makanya tadi upaya-upaya itu kemudian bisa diatasi. Mungkin besok mereka (orang-orang yang terlibat) akan dipanggil oleh Kapolres, kita kan perlu mengedukasi masyarakat supaya paham dengan aturan, kemudian tidak melanggar aturan dan tidak menjadi korban akibat kesalahan itu,” tuturnya.
Irjen Pol Viktor mengatakan, ada informasi yang menuduh oknum anggota Polairud yang diduga sebagai backing tambang timah ilegal di lokasi DAS Rangkui tersebut.
“Karena dituduh sebagai backing, akhirnya dibuktikan bahwa mereka tidak backingnya, kan gitu? Makanya nanti kalau dipanggil, siapa sebenarnya dibalik kegiatan-kegiatan itu semua? Itu laporan yang saya dapat dari anggota, mudah-mudahan apa yang dilihat wartawan juga di lapangan begitu,” katanya.
“Tapi intinya, masyarakat biar ditenangkan, supaya tidak ada reaksi yang berlebihan karena penegakkan hukum yang dilakukan oleh Polresta Pangkalpinang,” demikian Viktor. (inpost.id)
Ada Aturan yang Harus Ditegakkan






