Berkilau di Pusat, Ridwan Djamaluddin Pulang ke Babel sebagai Pj. Gubernur

oleh
Dirjen Minerba Ridwan Jamaludin ( baju merah ) bersama Kepala Unmet Wiyono, Direktur Pengembangan Usaha PT. Timah Alwin Albar, Wabup Bong Ming Ming, Kapolres AKBP Agus Siswanto serta Dandim 0431/BB, Letkol Inf. Deri Indrawan usai menanam mangrove di Pantai Teluk Rubiah Muntok, Sabtu ( 12/2/2022 ) lalu.

BANGKA BARAT — Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara, Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin dilantik sebagai Penjabat Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian di Ruang Sasana Bhakti Praja, Gedung C Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Kamis ( 12/5/2022 ).

Ridwan Djamaluddin merupakan putra daerah Bangka Belitung asal Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, akan mengemban amanah sebagai Pj. Gubernur Bangka Belitung hingga 2024 mendatang.

Putra dari Alm. H. Abdullah Djamaluddin dan Almh. Hj. Raden Ayu Indrawati ini lahir di Muntok, 24 Maret 1963.

Dari pernikahannya dengan drg. Sri Utami Soedarsono, Ridwan dikaruniai dua orang putra.

Ridwan Djamaluddin merupakan jebolan S3 di Texas A&M University, Amerika Serikat, jurusan geografi pada 17 Mei 1999.

Sebelumnya pada September 1993, dia menyelesaikan S2 di University of Twente jurusan ITC, Belanda.

Sedangkan pendidikan S1 jurusan geologi Ridwan selesaikan di Universitas Teknologi Bandung ( ITB ) pada Desember 1989.

Ridwan Djamaluddin menjabat Dirjen Minerba sejak 2020. Sebelum di Kementerian ESDM, ia pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kementerian Koordinator, Bidang Kemaritiman dan Investasi, tahun 2015 – 2020.

Sebelum berkarier di lembaga pimpinan Luhut Binsar Panjaitan tersebut, Ridwan Djamaluddin juga pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam di Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) tahun 2010 – 2015.

Selain pendidikan dan karier yang moncreng di pusat, putra daerah Muntok, Bangka Barat ini juga telah mengantongi berbagai penghargaan, seperti dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 2010. Dia dianggap sebagai Pegawai Negeri Sipil Yang Menunjukkan Prestasi Kerja Luar Biasa Baiknya.

Pada 2009 dia juga pernah memperoleh penghargaan dari Menteri Negara Riset dan Teknologi dengan nama penghargaan 101 Inovasi Paling Prospektif 2009 (sistem InaBuoy).

Terakhir pada 2007, Ridwan Djamaluddin mendapat penghargaan Satyalencana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia.

Bupati Bangka Barat, H. Sukirman berharap kehadiran Ridwan Djamaluddin di Bangka Belitung selama dua tahun ke depan, dapat memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kabupaten Bangka Barat.

” Sebelum beliau jadi Pj. juga sudah banyak ide – ide yang dilontarkan kepada kita untuk menunjang pembangunan di Bangka Barat, seperti pembangunan Tanjung Kalian, lalu pelabuhan, pariwisata. Lalu beliau juga punya gagasan menanam mangrove sepanjang 1 kilometer, lalu mengemas perumahan,” tutur Sukirman, Kamis ( 12/5 ).

Bupati juga berharap perhelatan Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov ) di Bangka Barat tahun 2023 mendatang juga akan banyak dibantu dari provinsi, dibawah pimpinan Ridwan Djamaluddin.

” PR yang belum diselesaikan gubernur lama selayaknya dituntaskan. Bukan tidak mungkin selama dua tahun bagus akan dicintai masyarakat Babel,” ujar Sukirman. ( SK )