BPS Diharapkan Sajikan Data Yang Akurat

oleh -10 Dilihat
Erzaldi Rosman

PANGKALPINANG — Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, diharapkan dapat terus mengurai dan menyajikan data dengan baik dan akurat, serta mengambil sampel yang tepat.

Sehingga, setiap kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, diambil berdasarkan data yang dihasilkan oleh BPS Babel.

Harapan itu disampaikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, saat menyampaikan Welcome Speech sekaligus membuka Kegiatan Seminar Hari Statistik Nasional secara virtual dengan tema “Analisis Isu Terkini”, Memperkuat Potensi Perkebunan Untuk Peningkatan Daya Saing di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (14/9/21).

Menurut Gubernur, sejauh ini BPS telah luar biasa. Dengan data yang dihasilkan oleh BPS, negara ini akan maju.

“Data adalah hal yang luar biasa. Dari data itu kita bisa maju, tetapi sebaliknya, dengan data yang keliru membuat negeri kita akan terpuruk lebih jauh dari yang lain,” ujarnya.

Berdasarkan data BPS, perekonomian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tahun 2020 yang lalu terkontraksi kurang lebih 2,30 persen, turun dibanding tahun sebelumnya yang tumbuh 3,32 persen.

Namun, di tengah kontraksi ekonomi tersebut, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai penopang terbesar perekonomian di Babel, tetap tumbuh positif sekitar 8,31 persen pada tahun 2020.

Jika dilihat dari sub kategori, penyumbang terbesar dari usaha ini adalah sub kategori perikanan yaitu sebesar 41,52 persen, diikuti oleh tanaman perkebunan yaitu 36,09 persen.

Fokus pada lapangan usaha perkebunan yang di dalamnya ada komoditi strategis Kepulauan Bangka Belitung, seperti kelapa sawit, karet dan lada.

Di tengah pandemi ini juga berbagai upaya terus dilakukan pemerintah dan stakeholders terkait untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di tahun 2021.

“Alhamdullilah, berdasar hasil rilis BPS, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada triwulan II tahun 2021, perekonomian Babel secara year on year(yoy) berhasil tumbuh 6,85 persen dan merupakan pertumbuhan tertinggi ke dua di wilayah Sumbagsel,” kata dia.

Sementara, Kepala BPS RI, Margo Yuwono, dalam kesempatan itu memaparkan materi tentang Menjaga Momentum Pemulihan Ekonomi Kepulauan Bangka Belitung.

Dirinya menyebutkan bahwa, Pandemi Covid-19 memukul seluruh daerah di Indonesia termasuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Namun saat ini provinsi ini telah menunjukkan arah pemulihan.

Ikut hadir dalam kegiatan ini Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dwi Retno Wilujeng, dan Pimpinan Instansi Vertikal serta narasumber dari Kementerian Pertanian RI. (*)