Bupati Basel : Shalat Ied Tahun Ini Suatu Anugrah

oleh -6 Dilihat

BANGKA SELATAN – Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid dan Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi melaksanakan shalat Hari Raya Idul Fitri 1443 H/ 2022 M di Masjid Agung, Komplek Perkantoran Terpadu Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Senin (02/05/2022).

Turut hadir, Sekda Bangka Selatan, Eddy Supriyadi dan Pejabat Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan lainnya. Pada kesempatan kali ini yang bertindak sebagai imam tetap Masjid Agung adalah Ustadz Al Mukarrom, H. Ysir Muhtar Ismail Husain, LC, dan bertindak sebagai Khotib adalah Ketua MUI Bangka Selatan, Ustadz Al Al Mukarrom, Zahirin.

Bupati mengatakan, momentum Idul Fitri 1443 Hijriah ini mungkin menjadi momen yang paling membahagiakan bagi kita semua. Selama 2 tahun pandemi, telah mengurungkan niat kita untuk bersilahturahmi dengan sanak saudara, dan melepas kerinduan kepada kampung halaman tercinta.

“Alhamdullilah atas izin Allah, pada tahun ini kita umat Islam dapat melaksanakan shalat Idul Fitri di mesjid. Ini merupakan suatu anugrah, mari kita jaga kebersamaan situasi kondusif ini dengan iktiar tetap menerapkan protokol kesehatan, dan berdoa semoga negeri kita aman dan sentosa,” ungkapnya kepada Inpost.

Masih dikatakan orang nomor satu di Negeri Beribu Pesona ini, dengan takbir, tahlil, dan tahmit, mari melepas bulan suci Ramadhan, dan sambut bulan Syawal. Semoga amalan yang penuh kekurangan tetap mendapatkan balasan terbaik di sisi-NYA, dan kelalain selama beramal di bulan Ramadhan ini.

“Allah maha pengampun, mudah bagi Allah mengampuni dan bertaubat, namun dosa dan kesalahan antar sesama kita, tidaklah semudah Allah menpamupuni dosa dan kesalahan hambanya. Inilah pentingnya kita berhalal bihalal, saliong memaafkan satu dengan lainnya. Semoga terwujud suasana suasana marhamah, kedamaian dan kesejahteraan lahir bathin,” ucap Riza.

Lanjut Riza, Rasullullah SAW bersabda : “Barang Siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan diperpanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silahturahmi. Dan riwayat lain Rasullullah SAW, bersabda : ” Tidak ada dua orang Islam yang bertemu, kemudian berjabat tangan, kecuali dua orang ISlam tersebut diampuni dosanya sebelum mereka berdua berpisah”.

“Semoga tradisi silahturahmi yang rutin kita laksanakan disetiap hari raya merupakan refleksi dari dua hadist tersebut, dan semoga keakravab dan kerukunan sesama kita bisa terus terjalin. Terutama kepada orang tua kita kepada sanak keluarga handai taulan, dan seterunya. Mari kita saling memaafkan, bersilahturahmi, mengeratkan tali persaudaraan,” pungkasnya.(Yusuf)