Cegah Radikal dan Terorisme di Bangka, Divisi Humas Polri Gelar FGD

oleh

BANGKA — Divisi Humas Mabes Polri, menggelar Focus Group Discussion (FGD) terhadap pencegahan dan penanggulangan radikal dan terorisme, Rabu (22/12) pagi, di Hotel Manunggal Sungailiat.

Kegiatan itu merupakan gagasan Polri, yang dilaksanakan di seluruh wilayah di Indonesia, dan kali ini dilakukan di Kabupaten Bangka.

Hal itu dikatakan Kabag Anev Ro Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Drs. Sugeng Hadi Sutrisno.

” Kegitan ini tidak hanya kita lakukan di Bangka saja, tapi di seluruh Indonesia. Dalam rangka kita mendiskusikan, apa sih itu paham radikal, dari teror bentuknya, menjadi terorisme orangnya,” kata Kombes Sugeng, Selasa pagi.

Meski di Babel masih terkesan kondusif, Kombes Sugeng mengatakan kegiatan ini sangat perlu dilakukan.

Sementara, narasumber Nasir Abas mengatakan, teroris bukan hanya melakukan aksi bom, namun, kata dia, seseorang bisa dipidanakan sesuai Undang-Undang Tindak Pidana Teroris, meski hanya sebagai penyuplai dana.

” Bukan hanya orang yang meracik, dan mengebom, tetapi ketika dia terlibat dalam mendanai,” ungkap mantan pengikut Jemaah Islamiah itu.

Bahkan dari itu, salah satu cara komplotan teroris melakukan pengumpulan dana dengan cara memanfaatkan kotak amal.

” Mereka memanfaatkan, dengan cara kotak-kotak amal, selain kotak amal dengan spanduk, dengan cara mengundang rasa kemanusiaan,” ujarnya.

Turut hadir pada kegiatan itu, Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Maladi, Kapolres Bangka diwakili Kabag Log AKP M. Fakhruddin, mahasiswa, ormas serta tokoh agama maupun tokoh masyarakat. (Randhu)