BANGKA BARAT – Polres Bangka Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menggelar penjualan beras murah program Stabilisasi pasokan dan Harga Pangan atau SPHP yang berlangsung di tujuh titik strategis di wilayah Bangka Barat.
Kapolres Bangka Barat melalui Pejabat Sementara Kasi Humas, Iptu Yos Sudarso mengungkapkan, dalam hitungan jam sebanyak 7.000 kilogram beras yang disediakan Polres Bangka Barat habis terjual.
Yos Sudarso mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Bangka Barat untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“Polres Bangka Barat berupaya maksimal agar program ini bisa tepat sasaran dan bermanfaat luas. Harga beras yang dijual hanya Rp 11.800 per kilogram, sehingga sangat terjangkau,” ungkapnya.
Untuk memastikan akses yang merata dan menjangkau seluruh masyarakat, lokasi penjualan beras SPHP oleh Polres Bangka Barat sengaja digilir dan berubah setiap hari.
“Kami mengimbau warga untuk selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau Polsek jajaran Polres Bangka Barat agar mengetahui lokasi penjualan yang terbaru dan tidak ketinggalan kesempatan mendapatkan beras murah,” katanya.
Penjualan beras ini digelar di berbagai titik seperti Kantor Kelurahan Sungai Daeng, Terminal Lama depan Masjid Jami Mentok, Kantor Desa Mayang, Kantor Desa Simpang Tiga, serta di Mako Polsek Jebus, Kelapa, dan Tempilang.
Yos menuturkan, antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dengan cepatnya beras habis terjual hanya dalam hitungan jam.
Dengan jumlah penduduk sebanyak 217.859 jiwa, Polres Bangka Barat terus berkomitmen melanjutkan program ini sebagai bentuk kepedulian nyata demi kesejahteraan masyarakat Bangka Barat. (*)
Dalam Hitungan Jam, 7 Ton Beras SPHP Habis Terjual






