Dua Kades Terpilih Belum Dilantik

oleh
Fadillah

BANGKA TENGAH — Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, melantik dan mengambil sumpah / janji jabatan 27 dari 29 Kepala Desa terpilih hasil pemilihan Kepala Desa serentak se- Kabupaten Bangka Tengah. Pelantikan digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (27/7).

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Bangka Tengah, Fadillah, mengungkapkan hari ini yang dilantik 27 Kepala Desa, dari 29 desa yang melaksanakan Pilkades serentak pada bulan Juni lalu. Karena 2 desa lainnya, yaitu Desa Bukit Kijang dan Desa Perlang itu periode masa jabatan Kepala Desa periode 2016-2022 berakhir pada tanggal 18 Agustus 2022 nanti.

“Jadi pelantikan mereka disesuaikan dengan berakhirnya masa jabatan Kades periode yang sebelumnya. Insya Allah di tanggal 18 atau 19 Agustus, minusnya satu atau dua hari,” ungkapnya.

Fadillah membenarkan ada Kepala Desa Kemingking adalah Kades termuda yang terpilih di Pilkades tahun 2022 ini. Dia berharap dengan semangat anak muda yang masih kuat, itu lebih membuat Desa Kemungkinan mejadi lebih maju dan masyarakat lebih sejahtera nantinya.

“Dia itu masih bujangan. Ini suatu kepercayaan yang luar biasa diberikan kepada dia. Di usia yang masih muda, masih single, tetapi masyarakat sudah mempercayakan kepada dia untuk memimpin desa itu,” ujarnya.

Fadillah juga membenarkan adanya Kepala Desa dari gender perempuan, yaitu Kepala Desa Padang Baru, Kecamatan Pangkalan Baru.

“Kades perempuan ini ibu Amnah, satu-satunya Kepala Desa perempuan. Pada periode sebelumnya di Bangka Tengah juga ada satu Kepala Desa dari gender perempuan. Alhamdulillah, tahun ini muncul lagi kader penerusnya, Ibu Amnah, Kepala Desa Padang Baru.Satu-satunya bidadari Bangka Tengah yang terpilih menjadi Kepala Desa,” jelasnya.

Fadillah menuturkan, partisipasi masyarakat saat Pilkades sekarang ini tertinggi itu di Desa Sarang Mandi, angka partisipasinya mencapai 93, 68 persen. Sementara untuk suara yang terbanyak secara keseluruhan itu ada di Desa Belilik, Kecamatan Namang.

“Yang penting bagaimana mereka membangun desanya? Paling tidak indeks membangun desa itu ada peningkatan. Kalau tadinya dia desa membangun, naik peringkat atau statusnya menjadi desa maju. Dari desa maju, kita menginginkan desa itu menjadi desa mandiri. Dengan indeks desa membangun yang bagus, itu akan kemudahan yang akan didapatkan oleh desa. Baik itu pencairan dana desa atau pun program-program pemerintah yang bisa turun ke desa,” tuturnya.

Dikatakan Fadillah, akan ada reward bagi desa yang bisa meningkatkan statusnya dari desa maju ke desa mandiri. Reward dimaksud akan mengiringi dengan sendirinya. Ketika peningkatan status dari desa maju menjadi desa mandiri, maka akan ada penambahan ADD dari pemerintah kabupaten.

“Karena aspek untuk penilaian APBDes melalui ADD itu adalah kinerja dalam menilai prestasi di desa itu sendiri,” kata dia.

Fadillah berpesan kepada Kepala Desa terpilih yang baru dilantik, agar segera melakukan konsolidasi di desanya, jangan sampai ada pecah belah, dan jangan lagi ada kelompok-kelompok pro dan kontra.

“Tadi pesan Pak Bupati dalam amanatnya, rangkul semua, bekerja bersama, bangun desa bersama-sama. Karena membangun desa tidak bisa dilakukan hanya oleh Kepala Desa atau kelomoknya saja, tetapi seluruh masyarakat dan elemen yang ada di desa itu. Maka saat bimbingan kemarin, setelah Pilkades ini lakukan rekonsiliasi di desanya masing-masing,” tegasnya.

Fadillah juga menekankan, APBDes yang telah ditetapkan tidak bisa dirubah semuanya oleh Kepala Desa yang baru sekarang ini. Karena itu sudah disusun di RPJMDes yang dilakukan 6 tahun lalu. Nanti pada tahun 2023, Kades yang baru akan melakukan penyusunan RPJMDes dengan periode dia, baru boleh melakukan perubahan anggaran.

“Maka sisa anggaran ini harus dilaksanakan. Kalau pun ada pergeseran, lakukan perubahan sesuai dengan aturan, bukan sesuai kemauan. Jadi perubahan itu dilandaskan aturan yang ada. Kades yang baru dilantik agar menjaga stabilitas di desanya, dan memberikan yang terbaik untuk desanya. Bagi kades yang terpilih kembali, silakan lakukan evaluasi untuk lebih ditingkatkan lagi. Insya Allah lebih maju, PADes pun lebih meningkat lagi,” demikian Fadillah. (Romlan)