Forkopimda Bangka Gelar Pasukan Operasi Lilin Menumbing 2021

oleh -53 Dilihat

BANGKA — Operasi Lilin Menumbing tahun 2021 sudah dimulai, Polres Bangka beserta Forkopimda Kabupaten Bangka, memulai apel gelar pasukan untuk menjalankan operasi itu, Kamis (23/12) pagi, di halaman Mapolres Bangka.

Hampir seluruh instansi seperti TNI Polri, BPBD, Satpol Pp Kabupaten Bangka, petugas Damkar hingga Saka Bhayangkara Pramuka Kabupaten Bangka hadir dalam apel itu.

Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, menjadi pimpinan apel dalam kegiatan itu.

Syahbudin mengatakan, hal ini dilakukan, sebagai antisipasi dalam perayaan Natal dan Tahun baru nanti, serta mengecek segala kesiapan sarana dan prasarana personil maupun kelengkapan.

” Hal ini dalam rangka mengantisipasi, kesiapan kita, segala hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan, dalam rangka Natal dan tahun baru 2022. Dalam hal ini kita juga mengecek personil dan kesiapan sarpras kita,” kata Wabup, usai gelar apel pasukan.

Syahbudin juga menghimbau kepada umat Kristiani yang menjalankan ibadah Natal dan Tahun baru, untuk menerapkan aturan prokes yang berlaku. Apalagi, kata dia, saat ini, varian baru dari virus Corona jenis Omicron sudah menjadi atensi khusus pemerintah, karena dikabarkan sudah masuk ke Indonesia.

” Bagi saudara-saudara kita yang melaksanakan Natal dan Tahun baru 2022, kita harapkan, karena kita masih dalam suasana Covid 19, dan antisipasi kita adanya klaster-klaster baru. Apalagi sekarang ada varian baru Omicron, menjadi perhatian kita bersama, apalagi sudah masuk ke Indonesia,” ungkapnya.

” Oleh karena itu saya himbau kepada seluruh masyarakat kita, dalam rangka melaksanakan perayaan dan juga ibadah untuk tetap secara patuh menerapkan protokol Covid 19,” tambahnya.

Sementara, Kapolres Bangka, AKBP Widi Haryawan saat diwawancara mengatakan, pihaknya memasang 4 pos pengamanan, termasuk di pusat Kota Sungailiat.

” Jadi sama seperti tahun yang sebelumnya, Polres Bangka ada 4 pos pengamanan dan pelayanan. Yang pertama di wilayah Puding Besar, yang kedua di simpang Jurung, yang ketiga di Lumut dan yang ke empat di dalam Kota sendiri di FKPM Sungailiat,” ungkap Widi.

Untuk pengamanan di lokasi wisata, Widi menjelaskan, pihaknya juga akan mengikuti perkembangan hal itu. Karena, kata dia, berdasarkan edaran dari pemerintah, seluruh tempat wisata harus tutup saat pelaksanaan Natal dan Tahun Baru nanti.

” Mungkin nanti kita akan melihat perkembangan situasinya, terkait dengan pos-pos yang ada di tempat wisata. Karena seperti himbauan yang ditetapkan oleh pemerintah, bahwa seluruh tempat wisata harus tutup selama pelaksanaan Natal dan Tahun baru. Jadi nanti anggota kita sifatnya mobile, ke tempat wisata yang notabanenya cukup banyak,” kata dia.

AKBP Widi juga mengatakan, pada pelaksanaan Ops Lilin nanti, penekanan ditujukan kepada kegiatan yang menimbulkan perkumpulan orang banyak, karena dikhawatirkan varian baru Omicron yang sudah menyebar ke Indonesia. (Randhu)