PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, akhirnya menanggapi langsung isu yang sempat menghebohkan publik terkait dugaan adanya dana mengendap milik Pemprov Babel di Bank Sumsel Babel (BSB).
Isu tersebut bahkan sempat dikaitkan dengan laporan ke pihak kepolisian. Hidayat Arsani menegaskan, bahwa persoalan tersebut murni akibat kekeliruan administratif, bukan adanya dana fiktif seperti yang ramai diberitakan.
“Bank Sumsel, BI, semua memang ada uangnya. Ini hanya kesalahan administrasi, wajar karena manusia tidak luput dari salah. Tidak perlu diperbesar, karena faktanya memang uang itu tidak ada,” katanya.
Hidayat menilai pemberitaan yang berlebihan justru menimbulkan kesalahpahaman publik.
Namun demikian, Hidayat memastikan Pemprov Babel tetap memberikan peringatan keras kepada pihak bank agar hal serupa tidak kembali terjadi.
“Kita sudah beri teguran keras. Walaupun ini hanya kesalahan administrasi, tetap menjadi catatan penting bagi kami agar tidak terulang,” tambahnya.
Dengan penjelasan tersebut, Gubernur berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh isu yang berkembang, sebab seluruh persoalan telah diselesaikan dan dinyatakan tuntas. (inpost.id)
Hanya Kesalahan Administrasi Bank Sumsel Babel






