Hasil Operasi Pekat Menumbing, 9 Kasus Terungkap

oleh

BANGKA TENGAH – Selama dua pekan pelaksanaan Operasi Pekat Menumbing 2022, Polres Bangka Tengah berhasil mengungkap sembilan kasus kejahatan target dan non target.

” Dua pekan melaksanakan Operasi Pekat Menumbing kami berhasil mengungkap sembilan kasus, lima kasus merupakan target operasi dan empat kasus lainnya non target,” ujar Kapolres Bangka Tengah AKBP Moch Risya Mustario, Jum’at (1/4) di Mapolres Bangka Tengah.

Lebih lanjut dikatakan Risya, lima kasus yang menjadi target dalam Operasi Pekat Menumbing adalah pencurian, pencurian dengan pemberatan, premanisme, prostitusi serta perjudian. Dari lima kasus ini pihaknya berhasil mengamankan 8 tersangka beserta barang bukti.

Sedangkan untuk kasus pencurian, 2 tersangka bernama Datuk dan Beken ( residivis) diringkus polisi, dengan barang bukti 1 unit handphone merk Vivo beserta kotaknya.

” Lalu premanisme satu kasus, tersangkanya bernama Rudi, kemudian perjudian 2 tersangka S dan HD,” imbuh Kapolres.

Lanjut Kapolres, dua kasus lainnya yang menjadi TO yaitu, prostitusi dan miras, dari kedua kasus ini diamankan 2 tersangka.

Untuk kasus prostitusi, polisi mengamankan seorang mucikari berinisial MS berikut barang bukti berupa uang tunai Rp. 550.000. Dari kasus miras satu tersangka berinisial Y berhasil diamankan. Diketahui Y merupakan pembuat minuman beralkohol ilegal.

Barang bukti yang disita dari Y antara lain, 12 ember berisi ragi, 2 dandang penyulingan, 6 jerigen arak hasil penyulingan, 18 jerigen masing – masing berisi 17 liter arak serta barang bukti lainnya.

Risya memaparkan, untuk kasus non target pihaknya mengungkap empat kasus kejahatan dengan 4 tersangka, terdiri dari dua kasus pencurian, satu kasus penganiayaan dan satu kasus pembuat mihol jenis arak.

Para tersangkanya, F dan FD kasus pencurian, RW kasus penganiayaan dan SCK kasus pembuatan mihol.

Risya mengatakan, barang bukti yang diamankan dari 4 tersangka tersebut diantaranya 2 handphone, sebilah parang, 1 unit sepeda motor serta sejumlah barang bukti lainnya.

” Itu lah hasil dari Operasi Pekat Menumbing yang kami gelar selama dua minggu ini,” pungkasnya. ( Hari Yana )