Indomaret Membidik Pasar Bangka Barat, Ini Tanggapan Sekda

oleh -81 Dilihat

BANGKA BARAT — Ritel modern waralaba Indomaret berencana berinvestasi di Kabupaten Bangka Barat. Niat tersebut diawali dengan menggelar rapat bersama Sekretaris Daerah, H. Muhammad Soleh dan segenap Kepala OPD, di Operasional Room I, Setda Bangka Barat, Rabu ( 30/3 ).

Sekretaris Daerah Bangka Barat, H. Muhammad Soleh mengatakan, di era globalisasi sekarang ini, Pemerintah Bangka Barat tidak bisa menolak PT. Indomarco Prismatama berinvestasi di Bumi Sejiran Setason, apalagi ritel Indomaret telah tersebar di berbagai daerah di Bangka Belitung.

Namun ada beberapa hal yang menjadi permintaan Pemda Bangka Barat kepada pihak Indomaret.

” Walaupun kita welcome tapi kita punya catatan. Pertama, jadikan toko ritel ini sebagai media menampung berbagai hasil UMKM kita. Kedua, menampung tenaga kerja kita,” cetus Soleh.

Membantu UMKM yang dimaksudkan Sekda antara lain, Indomaret akan membantu meningkatkan kapabilitas dari pelaku UMKM Bangka Barat terkait cara pengemasan dan sebagainya.

Selain itu, produk UMKM lokal tidak hanya dipajang di rak Indomaret Bangka Barat saja, tapi juga bisa disebar ke cabang – cabang lain di berbagai daerah di Indonesia agar pemasarannya lebih luas ke level nasional.

” Contohnya produk lokal kita kemplang udang tidak hanya tersaji di wilayah Muntok atau Bangka saja, tapi di juga di Semarang, Jakarta, itu yang kita harapkan,” ujar Sekda.

Soleh belum bisa memastikan lokasi PT. Indomarco mendirikan minimarketnya karena saat ini masih tahap presentasi. Namun bila segala sesuatunya berjalan lancar, rencana tersebut akan direalisasikan tahun ini juga.

” Tempatnya belum tahu, sementara infonya di arah Tanjung Kalian dan di Kelapa, tapi belum dipastikan, kita masih melihat hasilnya, ini mereka masih merepresentasikan. Iya kalau lancar ya dalam tahun ini,” tutup Soleh.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangka Barat, Rosdjumiati juga memberikan catatan yang sama kepada pihak Indomaret.

Rosdjumiati menegaskan, Indomaret harus memberdayakan tenaga kerja lokal, kendati pada tahap awal akan dibimbing oleh tenaga kerja dari luar daerah terlebih dahulu.

” Nanti setelah tenaga lokal punya keahlian, punya skill baru lah dilepas. Kami mengharapkan memang ada pemberdayaan tenaga kerja lokal dan UMKM setempat agar dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekitar,” imbuh Rosdjumiati. ( SK )