Kasihan Nelayan Batu Belubang, Dewan Sarankan Ini Kepada Dinas Terkait

oleh

BANGKA TENGAH — Kapal-kapal besar nelayan pengangkut ikan yang ada di Dusun Batu Belubang, Kabupaten Bangka Tengah beberapa tahun terakhir ini mengalami kesulitan dalam membawa hasil tangkapannya ke daratan, karena terjadinya sedimentasi atau pendangkalan di sekitar pantai.

Kondisi ini kemudian diperparah dengan kurang panjangnya dermaga tambat perahu yang ada di Dusun tersebut, sehingga nelayan yang akan membawa hasil tangkapannya harus memikul ataupun menyewa sampan kecil untuk membawa hasil tangkapan ke tempat pelelangan ikan.

Beberapa waktu lalu sejumlah kelompok nelayan dan beberapa Perangkat Dusun mendatangi salah satu anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dody Kusdian, untuk menyampaikan keluhan dan permasalahan yang dihadapi nelayan setempat.

Mendengar hal tersebut, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Herman Suhadi bersama Komisi II langsung mendatangi dermaga tambat labuh perahu nelayan yang ada di Dusun Batu Belubang, Jum’at (27/5).

“Kasihan nelayan kalau harus dibebankan kembali untuk mengankut hasil tangkapannya ke TPI. Tentu akan memakan waktu, tenaga dan biaya,” tutur Herman Suhadi.

Herman menjelaskan, setelah melihat langsung kondisi yang ada di lapangan, memang sudah seharusnya ada peningkatan dermaga tambat labuh yang ada di Dusun Batu Belubang tersebut, seperti keinginan para nelayan untuk memperpanjang dermaga tambat perahu.

“Keinginan nelayan dalam waktu dekat ini, adanya penambahan panjang dermaga guna mengantisipasi kondisi surut air laut yang cukup jauh di bulan-bulan tertentu,” jelasnya.

Kata Herman Suhadi, hal ini harus segera disikapi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, agar dapat langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk secara bersama-sama membuat pelabuhan tambat labuh nelayan ini menjadi lebih baik.

Herman Suhadi juga menyarankan agar Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk diusulkan bantuan pembangunan dermaga tambat labuh perahu ke dalam rencana kegiatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2023.

“Kami akan mengawal ini ketika sudah masuk ke dalam rencana kegiatan APBD Provinsi tahun anggaran 2023,” pungkasnya.

Wakil Ketua Komisi II Ranto Sendhu mengatakan, dermaga tambat labuh perahu nelayan yang ada di Dusun Batu Belubang tersebut sudah selayaknya untuk ditingkatkan, sehingga memudahkan para nelayan dalam mengangkut hasil tangkapannya untuk dijual ke TPI setempat.

“Kepada dinas terkait kita sudah sarankan, agar segera dimasukkan dalam rencana kegiatan APBD provinsi, maka kemudian tugas kami secara bersama-sama untuk memperjuangkan itu,” tegas Ranto.

Juadi yang juga merupakan warga sekaligus nelayan Dusun Batu Belubang, mengucapkan terimakasih atas respon pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung khususnya Komisi II, karena sudah mau memperhatikan dan menindaklanjuti keluhan para nelayan.

“Terimakasih kepada bapak-bapak wakil rakyat yang sudah datang dan mau menerima keluhan kami para nelayan. Kami harap dermaga ini dapat segera terealisasi,” harapnya. (*)

Sumber : Setwan