Kecewa Minyak Goreng Belum Datang, Emak-emak Hambur KK

oleh

BANGKA SELATAN – Sejumlah emak-emak di Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (11/03/22), kecewa lantaran minyak goreng belum juga datang di BJ Mart Toboali. Warga mengaku telah di janjikan bahwa minyak akan datang pada siang hari, namun hingga pukul sekitar 11.20 WIB, minyak goreng belum juga ada.

Salah satu warga, Ir mengakui sangat menyesalkan kebijakan pihak terkait yang dianggap tidak konsisten, karena tak sesuai jadwal yang disebarluaskan. Menurutnya, Ia begitu bersemangat untuk datang mengantri minyak goreng, setelah mendengar info dari kerabat bahwa minyak goreng akan datang pada Jumat siang hari.

“Saya datang dengan harapan akan mendapat minyak goreng. Namun setelah sampai disana, kami mendapat informasi dari pihak toko bahwa stok minyak kosong, dan minyak belum datang,” ujarnya kepada Inpost.

Ir bersama warga lainnya juga menyesalkan kepada pihak terkait, karna sebelumnya telah mengumpulkan photo copy Kartu Keluarga, dan surat pelaku UMKM sebagai syarat mendapatkan minyak goreng. Namun, kini telah dipasang pemberitahuan minyak kosong.

“Akhirnya, ada tadi yang menghambur photo copy surat pelaku UMKM dan KK yang ada di dalam kotak. Kami menunggu dari kemarin belum juga mendapat minyak, beri kami kepastian, jangan hanya janji,” tandasnya dengan nada kecewa.

Nampak warga lain juga kian naik pitam, mereka berharap ada kepastian dari pihak terkait, termasuk dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Kabupaten Bangka Selatan.

“Kami sudah ngumpul (KK dan surat UMKM) sejak kemarin sore, yang kami masukan dalam kotak, dan katanya besok siang, nah sekarang kan siang. Kami ngak dapat ngak apa, hanya kasihkan (kembalikan) kertas kami, KK dan surat UKM di hambur orang. Harusnya ini kan tanggung jawab mereka,” bebernya.

Sayangnya, ketika di konfirmasi pihak BJ Mart Toboali, enggan berkomentar. Inpost berusaha meminta nomor pengelola yang bertanggung jawab, namun karyawan juga enggan memberikan nomor kontak tersebut.

“Lagi diluar antar barang,” ujarnya singkat.

Begitu juga di konfirmasi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bangka Selatan, Muhammad. Hingga saat ini belum memberikan jawaban.

Sebelumnya, kelangkaan minyak goreng saat ini masih terjadi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Bangka Selatan. Distributor minyak goreng pun dikabarkan kesulitan memasok para pedagang, sehingga membuat para pedagang juga turut menyerbu pasar tradisional, ataupun toko swalayan.

Bahkan yang terbaru, malam tadi Kamis (10/03/22), BJ Mart Toboali, sekitar pukul 19.30 WIB. Warga terlihat mengantre di sepanjang trotoar Jalan Sudirman, Toboali dengan pengawalan dari Kepolisian,setelah Bupati Bangka Selata, Riza Herdavid menyampaikan bahwa besok Jumat (11/03/22), minyak goreng akan masuk ke Kabupaten Bangka Selatan sekitar 27.000 liter. (Yusuf)