Kematian Remaja di THM Jadi Atensi Reskrim

oleh -76 Dilihat

BANGKA — Kapolres Bangka, AKBP Indra Kurniawan menyebutkan, kasus kematian remaja di tempat hiburan malam Dragon 88 pekan lalu, menjadi atensi untuk Satreskrim Polres Bangka.

Kasus itu, memang saat ini sedang ditangani pihak Kepolisian Polres Bangka, namun belum terungkap.

Hal itu dikatakan Indra, usai puluhan warga Nelayan II Kota Sungailiat mendatangi Mapolres Bangka, guna mendesak Polisi untuk segera mengungkap kasus tersebut, Rabu (02/02) siang.

” Kasus ini menjadi atensi Reskrim, saya minta setiap hari melaporkan, jika ada informasi dapat menyampaikan kepada kita, agar dapat membantu mempercepat pengungkapan,” kata Indra

Kasus penusukan itu, menyebabkan seorang remaja yang diketahui bernama Agung Maulana (19), warga nelayan II tewas, akibat luka tusukan di dada dan di bahunya.

Syarifudin, selaku Kaling Nelayan II, pada saat mendatangi Polres Bangka meminta pihak Kepolisan untuk segera mengungkap kasus ini. Apalagi, kata Syarifudin, kejadian seperti itu sudah dua kali terjadi.

Bahkan, kata dia, para warga setempat pun sepakat dan meminta tempat hiburan itu untuk segera ditutup, sebab, kata dia kerap terjadi keributan.

” Kami minta Polisi, untuk segera mengungkap siapa pelaku dari meninggalnya warga kami. Sudah dua kali Pak, warga kami meninggal akibat keributan di Dragon. Yaa, warga sepakat meminta pihak terkait menutup tempat hiburan itu karena kerap terjadi keributan,” ungkap Syaifudin di Mapolres Bangka.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP Ayu Kusuma Ningrum menyebutkan, untuk mengungkap kasus tersebut bukanlah perkara mudah, sebabnya, kata Ayu, pihaknya musti mengumpulkan bukti dan saksi yang kuat.

” Untuk menangkap orang itu tidak mudah, kita perlu bukti-bukti dan saksi. Agar tidak terjadi salah tangkap, mohon bantuannya dan informasinya terkait kasus ini,” kata Ayu. (Randhu)