Maryam Warning Pemasok Material Atap

oleh -91 Dilihat
oleh
Maryam kunjungi ke SMAN 1 Simpang Katis, Jumat (21/11).

BANGKA TENGAH – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Maryam, melakukan kunjungan lapangan ke SMAN 1 Simpang Katis, Jumat (21/11/2025).

‎Dalam sidaknya, ia menemukan fakta bahwa pembangunan sejumlah fasilitas sekolah terhambat karena atap bangunan belum juga dikirimkan, meski pembayarannya sudah dilunasi sejak 11 Oktober 2025.

‎Maryam menyebut kondisi ini tidak bisa dibiarkan, apalagi pembangunan yang dibiayai dana Revitalisasi tersebut mulai mengejar batas waktu pengerjaan.

‎“Bangunan ini belum bisa dilaksanakan karena terkendala atap. Untuk pembelian atap, dananya sudah diserahkan kepada pihak toko sejak Oktober. Jadi kami ingatkan penyedia barang, jangan menghambat pekerjaan,” tegasnya selama meninjau lokasi.

‎Maryam mengatakan, bukti pembayaran sudah jelas, tetapi barang tak kunjung datang hingga penghujung November. Kondisi ini membuat progres pembangunan macet total.

‎“Jangan sampai gara-gara tidak profesional, pihak yang tidak bersalah malah mendapat kendala. Atap sudah dilunasi sejak 11 Oktober, tapi hampir habis bulan November barang belum ada,” ujarnya.

‎Maryam meminta seluruh pihak terkait, termasuk sekolah dan dinas yang membidangi, ikut memantau dan menekan penyedia agar segera mengirimkan material.

‎“Ini pembangunan LAB, UKS, BK, toilet,total bangunan sebanyak 6 unit. Menurut pihak sekolah mereka sudah berusaha mengkonfirmasikan ke pihak toko,” tuturnya.

“Kalau atap belum dipasang, pekerjaan lain seperti lantai dasar juga plafon juga tidak bisa dikerjakan, meski bahan bahan untuk plafon lantai sudah ada,” katanya.

‎Maryam menegaskan, waktu pengerjaan tinggal lebih kurang 30 hari, terhitung 21 Oktober 2025 sementara enam titik bangunan masih belum selesai karena menunggu material utama tersebut.

‎“Waktu tinggal satu bulan, enam bangunan belum satu pun selesai,” ujar Maryam menutup pernyataanya. (inpost.id)