Minyak Goreng Menarik Minat IRT Serbu Pasar Murah

oleh
Antrian puluhan IRT dalam Operasi Pasar Bulog Babel dan DKUP Bangka Barat di Lapangan Bola Volli Binajaya, Muntok, Selasa ( 8/3 ).

BANGKA BARAT — Puluhan warga Kecamatan Muntok, khususnya para ibu rumah tangga menyerbu pasar murah yang digelar Badan Urusan Logistik ( Bulog ) Bangka Belitung bersama Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kabupaten Bangka Barat di Lapangan Bola Volli Binajaya, Muntok, Selasa ( 8/3 ) pagi.

Sembako dalam operasi pasar tersebut sebanyak 1.000 paket, tiap paket terdiri dari 2 liter minyak goreng, 5 kilogram beras dan 1 kilogram gula pasir. Bulog mematok harga Rp. 94.500 per paket.

Endang (51), seorang ibu rumah tangga asal Kampung Air Terjun, Kecamatan Muntok mengatakan, ia tertarik dan sengaja datang ke pasar murah lantaran dalam paketnya ada minyak goreng.

” Murah nggak murah harganya, kita ini kan mikirnya minyak goreng. Kalau ada pasar murah Bulog kita ikut aja, karena selain tertarik karena ada minyak goreng, kan ada beras juga kan,” ujar Endang.

Selain Endang ( 64 ), Kuswari ibu rumah tangga lainnya mengungkapkan hal senada. Bahkan ia rela antri sejak pagi demi mendapatkan minyak goreng. Menurut dia, di operasi pasar ini harga minyak goreng sedikit lebih murah daripada biasanya.

” Ngantri sejak setengah sembilan pagi, kalau harga agak sedikit miring lah dari yang di pasar. Kalau di toko biasa beli minyak Fortune Rp. 15.000 per liter, kalau disini Rp. 13.500 selisih sedikit lah, tapi tidak jadi masalah yang penting stok minyak goreng ada,” ucap Kuswari.

Sementara itu Pimpinan Cabang Bulog Bangka Belitung, Asfianty mengatakan, pihaknya menggelar operasi pasar kali ini atas permintaan Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Bangka Barat yang meminta pihaknya menyiapkan 1.000 paket sembako.

Tujuannya untuk menstabilkan harga sembako yang cenderung naik beberapa waktu belakangan ini.

” Isinya ada minyak goreng, gula pasir dan beras. Bulog ini kan tugasnya menstabilkan harga, nanti mungkin nanti digelar di Bangka Tengah dan lain – lain, nanti kita koordinasikan dengan Disperindag kabupatennya,” terang Asfianty. ( SK )