Pekerja TI Sebu Divaksin, Penambang : Kirain Razia

oleh -37 Dilihat

BANGKA — Sejumlah penambang TI raju sebu, divaksin petugas kesehatan Puskesmas Belinyu didampingi anggota Polsek Belinyu dan Koramil Belinyu, Jum’at (28/01) pagi, di Pekuburan Cina, Kuto Panji, Kecamatan Belinyu.

Para penambang nampak tak berkutik, saat didatangi petugas. Bahkan, salah satu diantara mereka menyangka akan dirazia.

Alhasil, sedikitnya 6 orang penambang yang belum melakukan vaksin pada akhirnya disuntik juga.

Salah satu penambang, yang enggan menyebutkan namanya mengaku sempat kaget lantaran melihat petugas berpakaian loreng dan coklat.

” Kaget lah, kirain saya razia. Vaksin rupanya, belum, saya belum vaksin. Belum sempat, karena kerja nambang bolak balik dari Dalil, nih baru vaksin pertama,” ungkapnya.

Pada pelaksanaan itu, petugas kesehatan didampingi langsung oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kuto Panji, Bripka Idsarudin, Babinsa Kuto Panji Serda Zulkarnain serta Kanit Intel Polsek Belinyu Aipda Ademi.

Terpisah, Kapolres Bangka, AKBP Indra Kurniawan, saat dikonfirmasi via pesan Whatsappnya menjelaskan, memang hal ini merupakan upaya TNI Polri serta pemerintah daerah. Kata Indra, mereka akan terus proaktif, sebab masyarakat yang berprofesi sebagai penambang terkadang lupa dengan kesadaran untuk melakukan vaksin.

” TNI Polri bersinergi dengan unsur pemerintah daerah, khususnya dinas kesehatan. Kita terus proaktif melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Kita tahu masyarakat yang berprofesi sebagai penambang kurang konsen atau memperhatikan tentang vaksinasi untuk dirinya. Oleh karena itu, kita proaktif langsung turun ke lapangan, dan lokasi-lokasi tambang. Bahkan kita door to door, dari pintu ke pintu kepada masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi,” jelasnya.

AKBP Indra juga berharap, jumlah masyarakat yang belum divaksin semakin berkurang, sehingga Kabupaten Bangka bisa mencapai 100 persen. (Randhu)