Penyerahan Aset, Walikota Berharap Ada Multiplayer Effect Di Kota Pangkalpinang

oleh -92 Dilihat

PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama beberapa instansi vertikal menandatangani naskah hibah dan berita acara hibah barang milik daerah tahun 2022, di ruang rapat tengah Gedung Tudung Saji, Kamis (07/04/2022).

Walikota Pangkalpinang, H. Maulan Aklil pada kesempatan itu mengatakan semua aset yang ada seharusnya diserahkan langsung kepada instansi vertikal agar dapat tumbuh kembang serta jelas statusnya.

“Bisa juga kalau status asetnya jelas, bisa membangun atau apa gitu. Disaat mereka mau membangun, ada multiplayer effect di Kota Pangkalpinang. Ada yang dari 2008 dari 2007, aset itu baru sekarang kita serahkan,” ungkap pria yang akrab disapa Molen.

“Alhamdulillah, penertiban aset-aset di Kota Pangkalpinang ini dalam rangka penertiban itu jelas statusnya agar aset-aset itu biar cepat berguna dalam membantu pembangunan di Kota Pangkalpinang,” lanjutnya.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Kota Pangkalpinang ini juga mengatakan semua aset yang ada harus ditingkatkan serta dijelaskan agar tidak menjadi temuan kedepannya.

“Makanya aset kita ini kan ada ribuan yang harus kita tingkatkan dan kita jelaskan agar tidak menjadi temuan. Hari ini salah satu solusi yang kita keluarkan,” ucap Molen.

Sementara itu, Budianto selaku Kepala Bakeuda Kota Pangkalpinang mengatakan atas permintaan dari Walikota Pangkalpinang untuk segera menyelesaikan administrasi terkait hibah dari Pemkot Pangkalpinang kepada beberapa instansi vertikal yang dari tahun 2007 hingga sekarang belum terselesaikan.

“Jadi hari ini, pak Wali minta Bakeuda untuk segera diselesaikan berita acara atau naskah hibah tadi kepada instansi vertikal. Dulu sudah dianggarkan untuk dihibahkan tetapi proses hibah itu belum dilaksanakan, baru hari ini dilaksanakan. Jadi jelas status asetnya,” jelasnya.

“Iya, ini sudah dari jaman pemerintah sebelum-sebelumnya dari tahun 2007, maka baru kita selesaikan hari ini. Pak Wali pengen administrasi terkait aset, ada permasalahan ketidak jelasan tumpang tindih kepemilikan untuk segera diselesaikan,” ucapnya.

Dikatakan Budi, atas permintaan Walikota Pangkalpinang mengenai permasalahan aset agar dapat diselesaikan semua sampai akhir tahun ini.

“Jadi sampai hari ini, Alhamdulillah sudah ada beberapa yang sudah terselesaikan. Untuk targetnya sih, beliau minta tahun ini segera selesai. Maka kami akan bantu pak Walikota untuk segera menyelesaikan permasalahan ini,” pungkasnya. (Iqbal)