PMI Babar dan Australia Semakin Mesra, Bantuan Kembali Dikucurkan

PMI Bangka Barat dan PMI Babel memamerkan kursi donor darah pada puncak acara HKSN 2021, di Lapangan Gelora Bung Karno, Minggu ( 19/12 ) kemarin.

BANGKA BARAT — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selalu menjadi perhatian Australia. Perhatian itu berupa bantuan yang kembali dikucurkan oleh donatur dari ” Negeri Kanguru ” tersebut.

Jika beberapa waktu sebelumnya, sang donatur membantu alat kesehatan, termasuk mobil ambulans PMI, baru – baru ini yang diberikan adalah sejumlah uang untuk fasilitas pendukung donor darah.

Ketua PMI Bangka Barat, dr. Hendra mengatakan, uang tersebut dibelikan kursi untuk donor darah.

” Kursi donor darah ini kami pesan ke Jakarta langsung menggunakan donasi dari warga Australia tersebut. Bukti pembelian barang kami kirimkan ke dia ( donator-red ),” ujar dr. Hendra sembari memperlihatkan kursi donor darah saat aksi donor darah di puncak acara HKSN 2021, di Lapangan Gelora Muntok, Minggu ( 19/12 ) kemarin.

Hendra didampingi Sekretaris PMI Bangka Barat Dery menjelaskan, sang donatur dari Autralia ini salah satu keluarganya menjadi korban meninggal dunia dalam kapal yang tenggelam di perairan Tanjung Kalian Muntok, saat Perang Dunia ke – II.

PMI Bangka Barat sendiri setiap peringatan tragedi Perang Dunia ke – II yang digelar di Muntok, sejak beberapa tahun belakangan selalu terlibat.

” Atas kepedulian PMI tersebut lah, keluarga korban Perang Dunia ke – II di Muntok, selalu memberikan perhatian khusus kepada PMI Bangka Barat,” ujar Hendra.

Kabid PSD PMI Babel Aswandi mengapresiasi kontribusi PMI Bangka Barat dalam Peringatan Korban Perang Dunia ke – II di Muntok yang dilakukan setiap tahun, sehingga berdampak positif dengan mengalirnya donasi dari keluarga korban Perang Dunia ke – II Australia.

“ Apa yang dilakukan PMI Bangka Barat ini patut dijadikan contoh, bagaimana PMI mampu berkontribusi dan menjalin hubungan yang baik dengan pihak luar, sehingga pihak luar pun ikut memberikan kontribusinya untuk eksistensi PMI,” kata Aswandi.

Untuk Peringatan Tragedi Perang Dunia ke – II tahun 2022 mendatang, Aswandi berharap PMI Bangka Barat bisa bekerja sama dengan PMI Provinsi, dalam rangka memaksimalkan peranan PMI di bidang kemanusiaan.

“ PMI saat ini, tidak hanya berkutat pada aksi donor darah semata, melainkan juga menjangkau bidang lainnya, salah satunya seperti keterlibatan dalam Peringatan Tragedi Perang Dunia II itu,” kata Aswandi. ( SK )