Pohon “Ngondrong” Penyebab Kecelakaan

oleh

BANGKA SELATAN – Pemkab Bangka Selatan harus melakukan perapian pada sejumlah pohon yang rimbun alias ” ngondrong ” di sepanjang Jalan Raya Gadung, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. 

Pasalnya, kondisi tersebut telah membahayakan bagi pengguna jalan, sehingga telah terjadi kecelakaan lalu lintas. Dengan demikian, perlu segera dilakukan perapian pada pohon yang dinilai berbahaya, dan rawan tumbang. 

Guna mewujudkan keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas, dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalul lintas terkait hal itu, Satlantas Polres Bangka Selatan menghimbau Pemkab setempat untuk segera melakukan perapian pohon tersebut. 

“Untuk dinas terkait segera lakukan perawatan untuk penerangan jalan, karena banyak pohon yang sudah rimbun, dan condong kejalan raya yang menutup penerangan lampu jalan dan membahayakan kendaraan yang tinggi,” ujar Kasatlantas Polres Bangka Selatan, AKP Andi Eko Wardana kepada Inpost, Rabu (20/04/22).

AKP Andi jugamenghimbau kepada warga yang melintas untuk selalu berhatin – hati dalam berkendraan kurangi kecepatan mengingat jalan rawan, dan menyempit. 

“Untuk pengendara truck ataupun mobil harus menguasai kondisi, dan fisik kendaraannya, sehingga ketika dijalan dapat lebih berhati – hati, dan waspada apabila melintas dijalur-jalur yang rawan atau menyempit,” katanya.

Sebelumnya, kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Raya Desa Gadung, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (19/04/22) sekitar pukul 17.15 WIB. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, kepadatan arus lalu lintas terlihat pada titik kecelakaan.

Kecelakaan bermula pada saat pengemudi truk kontainer BN 9046 PL dari arah Toboali ke arah Pangkalpinang. Setiba di jalan Raya Desa Gadung, tiba-tiba kontainer bagian atas menyenggol pohon sehingga kontainer mobil tersebut terjatuh, dan menimpa mobil Mitsubishi Fuso BN 8107 TN pada waktu melintas bersamaan.

“Untuk pengendara kedua mobil tersebut tidak mengalami luka-luka, dan tidak ada korban jiwa. Kecelakaan tersebut telah di tangani oleh Unit Laka Polres Bangka Selatan. Adapun kerugian materiil tujuh juta rupiah, ” pungkas AKP Andi. (Yusuf)