Pria Paruh Baya Tewas Terseret Ombak Pantai Penyusuk

oleh
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah RB ( 50 ), Jum'at ( 6/5 ).

BANGKA — Seorang pria paruh baya inisial RB (50), warga Desa Beruas, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, ditemukan tidak bernyawa di Pantai Penyusuk, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Jum’at (06/05) pagi.

Sebelumnya pada Kamis kemarin, RB dikabarkan sedang berenang di pantai tersebut bersama tiga orang rekannya. Korban diduga meninggal dunia karena terseret ombak hingga ratusan meter dari bibir pantai.

Hal itu diungkapkan Komandan Tim Basarnas Kelas B Pangkalpinang, Kurniaji Trihartomo saat dihubungi via telepon seluler, Jum’at pagi. Menurut Kurniaji, pihaknya langsung meluncur ke lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan.

” Kamis kemarin, korban bersama tiga temannya mandi di Pantai Penyusuk. Korban tiba – tiba tergulung ombak. Setelah dapat laporan kami langsung bergerak ke TKP sore hari dan langsung melakukan pencarian terhadap korban,” ungkapnya.

Kurniaji mengatakan, pada pencarian kemarin pihaknya tidak menemukan titik terang apa pun. RB baru berhasil ditemukan pada pagi ini dalam keadaan tidak bernyawa.

” Pagi ini sekitar jam 07.00 WIB Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pada posisi kurang lebih 300 meter arah barat dari lokasi kejadian, korban dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Kasat Polairud Polres Bangka, IPTU Supanto saat dihubungi via telepon seluler Jum’at siang, membenarkan adanya kejadian itu. Dia menyebutkan, personil Satpolairud Polres Bangka juga diterjunkan dalam upaya pencarian korban.

” Iya benar ada kejadian itu, dua orang personel kita turunkan dalam proses evakuasi korban,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Laskar Sekaban, Achin mengatakan, pihaknya juga turut melakukan pencarian sejak kemarin sore. Kata Achin pencarian sempat terhenti lantaran cuaca yang kurang bersahabat.

” Kami sama anggota Tim SAR gabungan, sama anggota Kompi 141 kemarin sore sampai TKP Pantai Penyusuk. Tadi malam tidak melakukan pencarian karena kondisi cuaca tidak mendukung. Tadi pagi ditemukan, sekitar jam 07.00 kita turun. Pas kebetulan juga ada perahu nelayan yang lewat, karena mereka juga melihat korban dalam keadaan mengapung,” ungkapnya.

Usai dievakuasi, korban pun dibawa ke Puskesmas Kecamatan Belinyu guna dilakukan pemeriksaan, lalu diserahkan kepada pihak keluarga.

Sejumlah instansi terkait lainnya seperti Satpolairud Polres Bangka, BPBD Kabupaten Bangka, Laskar Sekaban, Kompi Senapan 141 Sungailiat, masyarakat setempat hingga keluarga korban pun turut terlibat dalam pencarian korban. (Randhu)