Tugu Duren Menuai Kritik dari Masyarakat, Ini Tanggapan Wabup

oleh -16 Dilihat
Logo Bank Sumsel Babel yang semula terpajang di sisi sebelah barat Tugu Duren kini telah dicabut, Rabu ( 20/4 ).

BANGKA BARAT — Tugu Duren di Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Muntok yang masih dalam proses pembangunan, menuai kritik tajam dari kalangan masyarakat. Hal yang menjadi sorotan yakni logo Bank Sumsel Babel yang ukurannya terlalu besar sehingga terasa mengganggu.

Kritik – kritik tersebut marak di media sosial, seperti facebook, bahkan WhatsApp. Masyarakat menilai dengan adanya logo tersebut, Tugu Duren yang baru ini tidak lagi melambangkan ciri khas kota Muntok sebagaimana tugu yang lama.

Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming menyadari hal tersebut. Dia berterima kasih atas segala masukan serta kritik yang disampaikan masyarakat.

” Sekarang standarisasi desain Tugu Duren dan sebagainya naik, jadi harapan masyarakat juga ikut naik. Makanya
saya bahagia tatkala ada yang mengkritisi logo Bank Sumsel. Memang desain awal tidak sebesar itu, cuma di lapangan kok jadi besar?,” ujar Bong Ming Ming kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu ( 20/4 ).

Wabup mengatakan, selanjutnya akan dilakukan beberapa perubahan pada salah satu ikon kota Muntok tersebut, termasuk tulisan – tulisan yang tidak sesuai desain.

” Tapi itu bukan karena masyarakat ribut baru kita bertindak, nggak. Dari awal saya lihat itu tidak sesuai dan sudah dari awal saya sudah sampaikan, jangan main – main, kalau memang salah saya bongkar itu. Nanti ada penambahan desain, Insya Allah yang di depan akan kita adakan videotron,” turut Bong Ming Ming.

Menurut Wabup pada desain awal Tugu Duren memang tidak ada logo apapun, sebab saat itu belum diketahui sumber dana untuk pembangunannya. Setelah itu Pemda menawarkan ke pihak Bank Sumsel Babel yang menyatakan siap membantu, namun mereka minta tambahan desain untuk logo mereka.

” Tidak ada salahnya juga kalau mereka mau masang logo. Boleh – boleh saja sebagai media informasi, tapi mungkin apa pun itu harus sesuai dengan estetikanya, harus ada nilai estetika atau nilai seninya. Jangan masang sesuatu desain yang sudah bagus jadi jelek,” tukasnya.

” Mudah – mudahan Tugu Duren bisa menjadi sesuatu yang baik, bisa menambah keindahan kota Muntok dan sesuai keinginan masyarakat dan bisa memfasilitasi Bank Sumsel Babel yang memberikan CSR-nya. Kita juga berharap perbankan atau perusahaan – perusahaan yang lain seperti Bank Sumsel Babel untuk kerja sama dengan Pemda Bangka Barat untuk melakukan beberapa hal dari sisi pembangunan,” harap Bong Ming Ming. ( SK )