Untuk Kelima Kalinya, Truk Seruduk Ruko di Tikungan Patah Kampung Keranggan

oleh
Truk besar bermuatan mie instan menabrak Ruko di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Muntok, Senin ( 21/2 ) malam.

BANGKA BARAT — Kecelakaan truk seruduk ruko di tikungan Jalan Imam Bonjol arah dari Tanjung Kalian, Kecamatan Muntok kembali terjadi. Kali ini sebuah truk besar Nopol BE 8036 YQ bermuatan mie instant menabrak ruko Raos Fried Chicken Ayam Goreng Jalan Imam Bonjol No. 41, Kampung Keranggan, Senin ( 21/2 ) malam.

Truk beroda enam yang dikemudikan Wandi tersebut meluncur dari Pelabuhan Tanjung Kalian menabrak bagian depan ruko tersebut dan menyebabkan kerusakan cukup parah.

Kejadian tersebut menjadi perhatian warga sekitar lokasi dan membuat arus lalu lintas terganggu. Sat Lantas Polres Bangka Barat yang turun ke TKP masih berupaya mengevakuasi truk besar tersebut.

Menurut Wandi, sang pengemudi, penyebab kecelakaan karena rem truknya blong sehingga ia tidak dapat menahan laju truknya. Beruntung ia tidak mengalami cidera apapun. 

” Bukan karena nggak keliatan jalannya tapi remnya blong,” ujar Wandi.

Sementara itu salah seorang supir truk rekan Wandi mengatakan, Wandi memang supir baru yang masuk ke Muntok sehingga belum begitu mengenal keadaan jalan. Apalagi menurut dia, tikungan ini seharusnya dipasang rambu – rambu agar pengemudi bisa mengetahui kondisi belokan patah dan bisa mengurangi kecepatan.

” Ini kan truknya panjang, tikungan ini patah kan, seharusnya dipasang rambu lah biar aman,” ujarnya.

Erik, warga Kampung Keranggan, Kelurahan Keranggan, si pemilik Ruko mengaku dirinya sedang makan malam saat kejadian. Kendati tidak ada korban jiwa namun rukonya mengalami kerusakan cukup parah dan hancur di bagian depan.

” Ini sudah kelima kalinya terjadi seperti ini. Tapi yang ini paling parah. Sebelumnya memang nggak diganti full. Tapi ini karena rusaknya parah saya berharap diganti semua karena saya tidak bisa mencari nafkah,” ujar Erik.

Kasat Lantas Polres Bangka Barat, IPTU R.T.A Sianturi mengatakan, berdasarkan keterangan pengemudi, penyebab kecelakaan diduga karena rem blong.

” Remnya tiba – tiba hilang karena rem ini kan menggunakan kekuatan angin. Tapi nanti yang akan mengetahui ahli dari DLAJ,” katanya.

Dikatakan Sianturi, sebenarnya rambu jalan sudah dipasang di jalan dari arah Tanjung Kalian sebelum TKP, namun karena kejadian serupa sudah beberapa kali terjadi, pihaknya akan berkoordinasi dengan DLAJ dan Dinas PU untuk menganalisa lebih lanjut.

Pihaknya pun akan mengupayakan mengevakuasi truk dari TKP ke Mako Lantas agar arus lalu lintas tidak terganggu.

” Alhamdulillah tidak ada korban jiwa hanya kerusakan material. Evakuasinya akan ditarik sama kendaraan yang lebih berat supaya bisa diamankan di Satlantas Polres. Kerusakan juga akan diganti sesuai aturan. Kita akan mintai keterangan dari pemilik ruko berapa nilai kerugiannya,” ujar Sianturi. ( SK )