HEADLINE

Ban Kempes Jangan Dipaksa Jalan!

275
×

Ban Kempes Jangan Dipaksa Jalan!

Sebarkan artikel ini
Honda Babel

PANGKALPINANG – Masih banyak pengendara sepeda motor yang mengabaikan kondisi ban kendaraannya, bahkan tak jarang tetap memaksa motor berjalan saat ban sudah kempes. Padahal, tindakan ini sangat berisiko.

Menurut Hariyansha, Instruktur Safety Riding dari PT Asia Surya Perkasa Main Dealer Honda Bangka Belitung, memaksakan motor tetap berjalan dengan ban kempes bisa berakibat fatal, baik bagi kendaraan maupun keselamatan pengendara.

“Ban kempes itu bukan cuma soal kenyamanan, tapi menyangkut keamanan berkendara,” tegasnya.

Hariyansha menjelaskan bahwa ban yang kempes tidak mampu menopang beban secara maksimal. Akibatnya, kontrol motor menjadi tidak stabil, terutama saat melewati tikungan atau jalanan berlubang. Risiko terjatuh atau pecah ban di tengah jalan menjadi sangat besar.

“Ban yang tidak memiliki tekanan cukup akan merusak bagian velg dan bisa menyebabkan kecelakaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, memaksakan ban kempes untuk terus berjalan juga bisa menyebabkan kerusakan permanen pada struktur ban itu sendiri. Dinding ban akan mudah retak atau robek, dan ini tentu akan menambah biaya perbaikan.

“Daripada keluar biaya lebih besar dan ambil risiko keselamatan, lebih baik berhenti dan cari tambal ban terdekat,” saran Hariyansha.

Sebagai langkah pencegahan, ia menyarankan agar pengendara rutin memeriksa tekanan angin sebelum memulai perjalanan, terutama jika motor dipakai setiap hari.

Gunakan standar tekanan angin yang direkomendasikan oleh pabrikan motor. Selain itu, perhatikan kondisi fisik ban jika terlihat retak atau aus, sebaiknya segera diganti.

Hariyansha mengingatkan bahwa keselamatan di jalan dimulai dari perhatian terhadap hal-hal kecil.

“Jangan remehkan ban kempes. Kalau terasa aneh saat berkendara, segera periksa. Lebih baik terlambat sebentar daripada celaka. Selalu ingat prinsip Cari Aman dalam setiap perjalanan,” tutupnya. (*)

Sumber: Honda Babel