HEADLINEKAMTIBMAS

Satpolairud Bantu Keringkan Air di Rumah Warga yang Terendam Banjir

175
×

Satpolairud Bantu Keringkan Air di Rumah Warga yang Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Foto: Humas Polres Babar

BANGKA BARAT – Banjir rob kembali menghantam kawasan pesisir Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (7/12/2025).

Genangan setinggi selutut orang dewasa merendam rumah-rumah warga di Kampung Bozem Teluk Rubiah, Kampung Tanjung, Kelurahan Tanjung, dan sejumlah titik pesisir lainnya.

Banjir yang masuk hingga ke dalam rumah membuat warga tidak dapat beraktivitas. Perabot, pakaian, hingga dapur tergenang air sehingga warga tidak dapat memasak maupun membersihkan rumah.

Melihat kondisi tersebut, Satuan Polairud Polres Bangka Barat bergerak cepat dan menjadi yang paling depan membantu masyarakat.

Menggunakan pompa mesin Robin dan berbagai alat pendukung lainnya, personel Satpol Airud turun langsung mengevakuasi air dari rumah-rumah warga.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, puluhan rumah warga berhasil dikeringkan oleh Satpol Airud. Petugas menyalakan beberapa unit mesin Robin secara bersamaan, memompa air keluar dari dalam rumah hingga surut total.

Di beberapa titik, petugas bahkan bekerja sambil mengangkat barang-barang warga yang terendam dan membantu membersihkan sisa lumpur agar rumah kembali layak huni.

Warga menyebut upaya ini sebagai yang paling terasa dan paling membantu, terutama karena pompa Robin mampu mempercepat penurunan air yang semula menggenang berjam-jam.

Rasa haru terlihat dari raut wajah warga Tanjung dan Teluk Rubiah. Mereka tidak menyangka bantuan datang begitu cepat dan tepat sasaran.

“Air dalam rumah kami langsung surut karena bantuan Polairud. Terima kasih banyak, rumah kami benar-benar kering dan bisa kembali ditempati,” ujar seorang warga dengan penuh syukur.

Banyak warga menilai apa yang dilakukan Satuan Polairud bukan sekadar tugas, tetapi bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, juga turun langsung memimpin anggotanya di lapangan.

Ia memantau proses penyedotan air, kondisi rumah warga, hingga memastikan seluruh peralatan bekerja optimal.

Pradana menyatakan, bahwa kehadiran Polri harus menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang sedang kesulitan.

“Satpolairud kami terjun langsung hari ini untuk membantu warga. Puluhan rumah berhasil kami keringkan menggunakan pompa Robin. Kami pastikan Polri selalu hadir dan membantu masyarakat dalam kondisi apa pun,” katanya.

Aksi cepat dan terkoordinasi Satpol Airud dalam membantu puluhan rumah warga ini mendapat pujian luas.

Selain mengeringkan rumah, personel turut membantu merapikan barang-barang, membersihkan halaman, dan memastikan tidak ada warga yang terisolasi.

Bagi masyarakat pesisir Mentok, respon cepat Polres Bangka Barat kali ini menjadi bukti bahwa polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga pelindung, pengayom, dan penolong dalam setiap situasi darurat. (*)