PANGKALPINANG – Kelurahan Masjid Jamik terus menggalakkan kegiatan gotong royong sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi dampak banjir rob di kawasan tersebut.
Lurah Kelurahan Masjid Jamik, Samsudin, mengatakan kegiatan gotong royong rutin dilakukan dengan melibatkan masyarakat, minimal satu kali dalam sepekan, terutama di area bantaran Sungai Rangkui.
“Paling tidak seminggu sekali kita ajak masyarakat untuk bersih-bersih lingkungan, terutama di sekitar sungai,” ujarnya saat ditemui di Kantor Lurah Masjid Jamik, Senin (30/3/2026).
Ia menjelaskan, wilayahnya tidak terlalu sering mengalami banjir besar, namun lebih kepada banjir rob yang terjadi saat air laut pasang bersamaan dengan hujan deras.
Menurutnya, meskipun banjir rob sulit dihindari, kebersihan lingkungan tetap menjadi faktor penting untuk meminimalisir dampak genangan.
Selain itu, ia menyebutkan upaya penanganan banjir juga memerlukan dukungan infrastruktur seperti pintu air dan sistem pembuangan air yang lebih optimal. (IP)
Gotong Royong Jadi Kegiatan Andalan






