DPRDHEADLINE

Komunitas Donor Darah Harapkan Dukungan dari DPRD Babel

20
×

Komunitas Donor Darah Harapkan Dukungan dari DPRD Babel

Sebarkan artikel ini
Aan Duo Beradek. (Ist)

BANGKA – Komunitas Donor Darah Belinyu menyampaikan sejumlah persoalan yang selama ini dihadapi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan darah, saat kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Maryam, Sabtu (16/5/2026).

Ketua Komunitas Donor Darah Belinyu, Aan Duoberadek, mengatakan keterbatasan kendaraan dan biaya operasional menjadi hambatan utama dalam menjalankan kegiatan sosial kemanusiaan tersebut.

Menurutnya, selama ini para relawan donor darah harus menggunakan biaya pribadi untuk mengantar pendonor menuju PMI maupun rumah sakit di Sungailiat dan Pangkalpinang.

“Kalau ada pasien yang membutuhkan darah, kami biasanya berangkat pakai biaya sendiri atau kolekan sesama anggota. Kami tidak mungkin meminta biaya dari keluarga pasien karena mereka juga sedang kesulitan,” kata Aan.

Ia menjelaskan, kebutuhan kendaraan operasional sangat penting karena aktivitas donor darah sering dilakukan secara mendadak, terutama saat ada pasien yang membutuhkan transfusi darah secepatnya.

Selain itu, Aan juga mengungkapkan komunitas donor darah kerap menanggung konsumsi para pendonor, khususnya yang berasal dari luar daerah.

“Pendonor ini sudah membantu menyumbangkan darahnya, jadi paling tidak kami berusaha menyediakan makan atau konsumsi. Itu juga jadi kendala karena biaya kami terbatas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aan turut mengapresiasi dukungan dari Ruslina yang selama ini membantu komunitas donor darah, baik dalam bentuk kendaraan maupun dukungan lainnya.

“Kami sangat berterima kasih karena beliau sering membantu. Tapi kami juga tidak enak kalau terlalu sering meminta bantuan,” ucapnya.

Aan berharap melalui kegiatan reses tersebut, aspirasi komunitas donor darah Belinyu dapat diperhatikan oleh DPRD Provinsi Babel maupun organisasi perangkat daerah terkait.

Ia juga berharap adanya bantuan untuk mendukung legalitas komunitas donor darah yang saat ini masih dalam proses pengurusan.

“Mudah-mudahan apa yang kami sampaikan bisa didengar dan ada solusi, terutama untuk kendaraan operasional dan biaya kegiatan komunitas,” tutupnya. (IP)

Tinggalkan Balasan