BANGKA SELATAN – Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bangka Selatan semakin memprihatinkan.
Menyikapi kondisi ini, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bangka Selatan berupaya memperkuat langkah pencegahan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Kementerian Agama Bangka Selatan.
Dalam sebuah podcast yang diadakan bersama Kepala Kantor Kemenag Bangka Selatan, Jamaludin, dibahas pentingnya peran rumah ibadah dalam memberdayakan masyarakat untuk melawan narkoba, Rabu (26/2/2025).
Menurut Jamaludin, narkoba tidak hanya merusak fisik dan mental penggunanya, tetapi juga merusak nilai-nilai agama, akhlak, serta keharmonisan sosial dan keluarga.
Sebagai langkah konkret dalam pencegahan, seluruh rumah ibadah di Bangka Selatan akan dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan anti-narkoba.
Masjid, gereja, dan tempat ibadah lainnya akan memperdengarkan himbauan melalui pengeras suara setelah azan atau sebelum khutbah.
“Kami akan melaksanakan himbauan anti-narkoba secara serentak di seluruh rumah ibadah. Hal ini bertujuan agar pesan bahaya narkoba dapat menjangkau masyarakat luas, hingga pelosok desa,” ujar Jamaludin.
Dia menambahkan bahwa pendekatan berbasis agama ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian kolektif masyarakat untuk bersama-sama melawan penyalahgunaan narkoba.
“Dengan memanfaatkan rumah ibadah sebagai corong utama penyuluhan, kita berharap bisa memberikan pengaruh positif kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya narkoba,” lanjut Jamaludin.
Kepala BNN Bangka Selatan, Hendra Amoer, juga menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan narkoba di daerah ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
Ia meminta dukungan penuh dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta pemerintah daerah dalam upaya ini.
“Kami ingin menunjukkan bahwa negara tidak tinggal diam dalam menghadapi masalah narkoba yang semakin berkembang. Kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan gerakan pencegahan narkoba yang efektif,” kata Hendra Amoer.
Melalui upaya bersama ini, diharapkan Bangka Selatan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam melakukan pencegahan narkoba berbasis komunitas dan keagamaan.
Dengan komitmen yang kuat dari seluruh elemen masyarakat, penyalahgunaan narkoba di Bangka Selatan dapat ditekan, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi generasi mendatang.
“Gerakan ini akan menjadi upaya masif yang dapat mengurangi angka penyalahgunaan narkoba di Bangka Selatan,” pungkas Hendra Amoer. (Yusuf)
Sumber: mediaqu.id
BNNK Basel Perkuat Langkah Pencegahan
