HEADLINEPT TIMAH

Anggi Pastikan Informasi di Media Sosial Keliru

240
×

Anggi Pastikan Informasi di Media Sosial Keliru

Sebarkan artikel ini
Anggi Budi Siahaan

PANGKALPINANG – Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Budi Siahaan menegaskan, kehadiran Satuan Tugas Timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bukan untuk melakukan penangkapan terhadap penambang rakyat.

Anggi menyatakan, isu yang berkembang di masyarakat melalui media sosial seolah Satgas hadir untuk menertibkan bahkan menangkap penambang rakyat adalah informasi keliru.

“Satgas hadir justru untuk memperkuat tata kelola, bukan menangkapi masyarakat. Malah sebaliknya, Satgas akan bekerjasama dengan PT Timah untuk melindungi para penambang rakyat,” kata Anggi usai menghadiri diskusi bersama DPRD Provinsi Babel, Senin (8/9/2025).

Menurut Anggi, hadirnya Satgas merupakan bentuk kehadiran negara dalam upaya memperbaiki ekosistem dan tata kelola pertimahan di Babel.

Melalui langkah ini, diharapkan aktivitas penambangan rakyat bisa berjalan lebih legal, aman, dan memberi manfaat yang lebih adil bagi semua pihak.

“Satgas tidak seseram yang dibayangkan. Ada edukasi, ada konseling untuk masyarakat penambang. Jadi mereka bisa bekerja dengan lebih nyaman dan keuntungan yang diperoleh tidak lagi dipengaruhi variabel-variabel lain,” jelasnya.

Terkait polemik harga timah, Anggi menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan agar mekanisme harga lebih transparan.

“Ke depan, komunikasi soal harga ini akan lebih terbuka. Kami harap transparansi ini bisa memberikan kesegaran baru bagi ekosistem pertimahan di Bangka Belitung,” ujarnya.

Lebih jauh, Anggi meminta dukungan dari semua pihak, termasuk DPRD dan masyarakat, agar kehadiran Satgas benar-benar dapat membawa perubahan positif.

“Kami tidak ingin Satgas dijadikan momok bagi penambang. Justru ini kesempatan untuk bersama-sama membangun ekosistem pertimahan yang lebih baik di Babel,” kata Anggi. (inpost.id)