HEADLINE

Dindikbud Pastikan PTM Terbatas di Basel Berjalan Baik

58
×

Dindikbud Pastikan PTM Terbatas di Basel Berjalan Baik

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan melakukan peninjauan terhadap pelaksannaan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM untuk pelajar beberapa SD, SMP dan SMA di Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (1/9/21).

Dinas Pendidikan setempat mengecek jalannya proses belajar mengajar. Tak hanya itu, Dinas Pendidikan juga berinteraksi dengan sejumlah siswa yang hadir. Hal tersebut disampaikan Sumadi, Kepala Dindikbud Pemkab Bangka Selatan.

“Alhamdullilah, berdasarkan pantauan di lapangan, sampai saat ini proses pembelajaran tatap muka terbatas dari PAUD, SD, dan SMP berjalan lancar. Hampir semua sekolah di Bangka Selatan telah melaksanakannya,” tutur Suamdi dikonfirmasi Kabarbangka.com.

Menurut dia, peninjauan langsung pihaknya ini berusaha memastikan bahwa proses dan sarana pembelajaran tatap muka berjalan dengan baik serta tidak memicu terjadinya kerumunan. Saat ini sistem yang diterapkan menggunakan pembelajaran kombinasi (blended learning) antara tatap muka dan dalam jaringan atau daring.

“Para orang tua dan wali murid siswa sebagian besar mendukung dan menyambut baik proses pembelajaran tatap muka terbatas. Harapan kita bersama keadaan seperti ini akan terus membaik sehingga pembelajaran tatap muka terbatas secara penuh segera bisa direalisasikan,” sebut Sumadi.

Sementara itu, Joko Martono, salah satu guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan kepada wartawan mengaku proses pembelajaran tatap muka terbatas sudah mulai berjalan sesuai edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan.

Dikemukakan Joko, bagi orang tua atau wali murid yang belum mengizinkan anaknya untuk mengikuti proses pembelajaran tatap muka terbatas tersebut, maka pihaknya selaku guru tetap diberi ruang untuk mengikuti proses pembelajaran secara daring.

“Nah, artinya keseluruhan pembelajaran saat masa pandemi Covid-19 ini menggunakan sistem blended learning atau pembelajaran kombinasi. Dan dalam pantauan kami yang di lapangan, proses pembelajaran tatap muka terbatas hingga saat ini berjalan sesuai harapan,” ujar Joko. (Yusuf)