PANGKALPINANG – Puluhan orang Warga Negara Indonesia asal Bangka Belitung diduga menjadikorban Tindak Pidana Perdagangan Oorang saat ini terjebak di perbatasan Myanmar dan Thailand, tepatnya di daerah Myawaddy dengan tujuan Kamboja.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti, mengungkapkan justru informasi awal permasalahan itu dari warga Pangkalpinang yang datang mengadu ke Disnaker.
“Karena ada salah satu keluarga yang datang ke kami di sini, menyampaikan bahwa saudaranya ada di luar. Kami tanya di luar mana? Setelah diselidiki itu tadi, di perbatasan Kamboja dengan Myanmar itu,” ungkap Amrah di ruang kerjanya, Jumat (7/3/2025).
“Kami tanya dalam rangka apa di sana? Katanya bekerja. Kalau menurut kami, kalau dia bekerja secara prosedural itu ada mekanismenya, ada aturannya, ada database yang kami simpan disini. Tapi setelah kami cek tidak ada,” jelasnya.
Lebih lanjut Amrah menuturkan, karena tidak ada di database, atas laporan tersebut Disnaker Kota Pangkalpinang berkoordinasi dan berkirim surat ke Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia yang ada di Sumatera Selatan.
“Kami sampaikan laporan ke situ dan tindaklanjutnya sampai sekarang sudah ditangani dan diproses,” tuturnya. (R78)
Informasi Awal Dari Disnaker Pangkalpinang






