PANGKALPINANG – Ketua Umum PB Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Haris, mengungkapkan kebutuhan tambahan anggaran untuk pelaksanaan Porprov VII yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November 2026.
Hal tersebut disampaikan Haris usai melakukan pertemuan dengan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (13/4/2026), dalam rangka melaporkan kesiapan sekaligus mengusulkan dukungan anggaran.
“Kami baru saja bertemu ketua DPRD dalam rangka kami melaporkan kesiapan pekan olahraga provinsi ke 7, yang insya Allah tanggal 7 November nanti akan kita laksanakan. Terkait itu juga kami menyampaikan beberapa usulan. Backup dukungan dari DPRD, terutama di sisi penganggaran untuk berjalannya Porprov tersebut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, alokasi anggaran sebesar Rp3 miliar dinilai belum mencukupi untuk mendukung pelaksanaan 26 cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
“Karena memang dari anggaran yang 3 miliar yang dianggarkan untuk porprov itu, untuk 26 cabor setelah kita hitung semuanya memang kurang,” jelasnya.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, panitia tetap berupaya melakukan efisiensi dengan menyederhanakan sejumlah nomor pertandingan tanpa mengurangi jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan.
“Semua cabor 26 itu sudah fix, cuma memang ada beberapa tangkai yang memang kami sederhanakan. Jadi ada beberapa tangkai di dalam cabor itu yang kita tidak pertandingkan,” katanya.
Selain mengandalkan dukungan pemerintah, pihaknya juga akan menggandeng sektor swasta dan BUMN untuk turut berkontribusi dalam pembiayaan kegiatan.
“Kami juga akan berusaha di luar pemerintah, menggugah para pihak swasta dan juga BUMN untuk ikut serta mensukseskan pekan olahraga provinsi yang 4 tahun sekali ini,” tambahnya.
Ia menegaskan, meskipun dengan keterbatasan anggaran, pelaksanaan Porprov VII tetap diupayakan berjalan optimal dengan berbagai strategi efisiensi dan dukungan lintas sektor. (IP)
Panitia Besar Butuh Tambahan Anggaran






