PANGKALPINANG – Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas bagi Calon Pekerja Migran Indonesia, Kamis (3/9/2026), di SPNF SKB Kota Pangkalpinang.
Kepala Disnaker Pangkalpinang, Amrah Sakti, mengatakan pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi peserta agar siap bekerja secara profesional di luar negeri.
“Pelatihan ini juga memberikan pemahaman mengenai prosedur penempatan yang aman dan legal, hak serta kewajiban pekerja, perlindungan hukum, hingga budaya dan etika kerja di negara tujuan,” kata Amrah dalam laporannya.
Ia menyebutkan, dari 51 orang yang mendaftar, sebanyak 26 calon peserta mengikuti proses seleksi oleh BP3MI Sumatera Selatan melalui penilaian motivasi, komitmen, dokumen, dan wawancara. Hasilnya, 20 orang asal Kota Pangkalpinang dinyatakan lulus.
Pelatihan dilaksanakan dengan sistem boarding, sehingga seluruh peserta akan mendapatkan fasilitas tempat tinggal selama tiga bulan.
Program ini bersumber dari anggaran tambahan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia melalui BP3MI.
Amrah juga mengungkapkan peningkatan jumlah peserta pelatihan yang dilaksanakan Disnaker sepanjang 2026.
Sejak April hingga Agustus, pihaknya telah melatih 134 orang, meningkat dibandingkan kapasitas sebelumnya yang rata-rata hanya 54 peserta dalam setahun.
Selain pelatihan, Disnaker Pangkalpinang pada 2026 telah menerbitkan 34 sertifikasi kompetensi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
“Kami konsen meningkatkan kapasitas SDM agar mereka siap kerja, siap ditempatkan, dan mampu bersaing di tempat yang lebih baik,” ujarnya. (IP)
Peserta Pelatihan Disiapkan Jadi Pekerja Migran







