HEADLINEPEMKOT

Saparudin Perjuangkan Pembangunan Gedung Kesenian Kota Pangkalpinang

183
×

Saparudin Perjuangkan Pembangunan Gedung Kesenian Kota Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini
Saparudin dan Fadli Dzon. (Ist)

YOGYAKARTA – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, bertemu Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Perhimpunan Filateli Nasional Indonesia (PFNI), Fadli Dzon.

Saparudin bertemu Fadli Dzon di Taman Budaya Embung Giwangan Yogyakarta, Minggu (29/3/2026), dalam rangka menghadiri peringatan Hari Filateli Nasional.

Usai kegiatan tersebut, Saparudin dan Fadli Dzon membicarakan rencana Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk membangun Gedung Kesenian Pangkalpinang yang akan dimanfaatkan untuk pusat kegiatan masyarakat dan komunitas seni budaya yang ada di Kota Pangkalpinang.

“Dalam kesempatan emas ini, kita sudah menyampaikan ke Pak Menteri Kebudayaan, bahwa di Kota Pangkalpinang belum tersedia sarana prasarana berupa Gedung Kesenian yang berfungsi untuk mewadahi kegiatan seni budaya masyarakat Pangkalpinang, baik seni budaya lokal maupun Seni budaya nasional. Ini salah satu harapan besar masyarakat kita,” ungkap Saparudin dalam keterangannya.

Menurut Saparudin, anggaran untuk pembangunan Gedung Kesenian Pangkalpinang tersebut akan diperjuangkan dengan menggunakan anggaran pusat atau APBN.

“Pak Menteri Kebudayaan menyampaikan akan melakukan kunjungan kerja ke Pangkalpinang, untuk menindaklanjuti pembahasan terkait dengan urusan kebudayaan secara khusus, termasuk kesiapan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menyediakan lahan untuk pembangunan Gedung Kesenian Pangkalpinang pada tahun 2026 ini,” tuturnya.

Saparudin menyatakan, proposal rencana pembangunan Gedung Kesenian Pangkalpinang sudah disampaikan ke Kementerian Kebudayaan RI beberapa minggu yang lalu.

“Mudah-mudahan dengan upaya, usaha dan doa serta dukungan masyarakat Kota Pangkalpinang, Pembangunan Gedung Kesenian Kota Pangkalpinang dapat segera terwujud di tahun 2026,” harapnya.

Peringatan Hari Filateli Nasional tersebut juga dihadiri, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov DIY, Wali Kota Yogyakarta, Wali Kota Semarang, serta jajaran Kementerian Kebudayaan RI, Sekjen PFNI dan tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat dan lintas generasi.

Kegiatan tersebut terselenggara dengan sederhana dan bersahaja, namun memiliki makna yang dalam untuk memberikan pembelajaran pada generasi penerus bangsa untuk selalu ingat akan sejarah demi sejarah yang dilewati bangsa Indonesia melalui kegiatan filateli Indonesia.

Selain itu, peringatan Hari Filateli Nasional dinilai sangat memiliki arti yang penting bagi bangsa ini untuk selalu menghargai kearifan lokal dan menjadi pemersatu bangsa dengan dilaksanakannya kegiatan ini. (*)

Tinggalkan Balasan