BANGKA BARAT – Kabupaten Bangka Barat intens lakukan tata kelola arsip dan penelusuran inventaris guna penyelamatan arsip dan aset daerah.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangka Barat, Farouk Yohansyah, Sabtu (5/7/2025)
“Saat ini, kami lagi intens bersinergi dengan Kabupaten Bangka, terutama dengan arsip. Beberapa bulan yang lalu, kami sering ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Bangka, terutama berkenaan dengan aset-aset inventaris pemekaran desa,” ungkapnya.
“Karena, dulu, desa-desa disini masih masuk Kabupaten Bangka. Nah, arsip-arsip pemekaran desa masih ada yang tersimpan di arsip Kabupaten Bangka,” jelasnya.
Keberadaan arsip dan data tersebut dikatakan Farouk, masih perlu ditelusuri terutama yang masih belum jelas status kepemilikannya.
“Kami juga punya tanah landbouw (tanah perkebunan/pertaniaan) zaman Belada di Kecamatan Kelapa yang luasnya 113 Hektare. Saat ini lahan itu diklaim oleh masyarakat menjadi perkebunan mereka, sehingga kami belum bisa memastikan lahan tersebut,” tuturnya.
DPK Babar, lanjut Farouk, masih menelusuri keberadaan arsip yang diharapkan nantinya jika ditemukan bisa dimasukan menjadi aset.
Farouk juga menjelaskan,, DPK Babar melalui Perpusda juga memiliki koleksi naskah kuno yang saat ini sedang disusun dan dikumpulkan untuk nantinya disimpan di ruang (galeri).
“Ada beberapa naskah kuno yang berhubungan dengan history Bangka Barat, yang sampai saat ini masih tersimpan di Arsip Nasional maupun di Bangka,” pungkasnya. (kabarbangka.com)
Telusuri Arsip Daerah dan Naskah Kuno






