PANGKALPINANG – Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, menyikapi maraknya kasus penipuan Dana PayLater.
Max menuturkan, modusnya korban dihubungi melalui WhatsApp dengan pesan seolah-olah ada pengajuan pinjaman Dana Paylater yang sudah disetujui.
Penipu bahkan menuliskan detail nominal, rekening penerima dan instruksi konfirmasi agar terlihat meyakinkan.
“Jika korban menanggapi dengan ‘bukan saya’, penipu akan mengarahkan korban untuk mengklik tautan pembatalan yang dikirim,” ungkapnya sebagaimana rilis yang diterima redaksi, Rabu malam (24/9/2025).
Di dalam tautan tersebut, lanjut Max, korban diminta memasukkan kode ‘refund’ yang sebenarnya adalah kode OTP.
“Begitu kode OTP diberikan, akun korban langsung bisa diambil alih dan saldo maupun dana di aplikasi bisa terkuras habis oleh penipu,” tuturnya.
“Mari bersama-sama menjaga keamanan data dan dana pribadi,” tukasnya. (kabarbangka.com)
⚠️ Perhatian:
✅ CS resmi tidak pernah menghubungi via WhatsApp pribadi
✅ Waspada terhadap pesan WhatsApp atau telepon yang mengaku dari Dana Paylater, terutama yang meminta konfirmasi pinjaman
✅ Jangan klik tautan atau bagikan kode refund / OTP
✅ Jika ragu, hubungi aplikasi atau website resmi Dana
✅ Bagikan informasi ini kepada keluarga, tetangga, teman dan kerabat agar terhindar dari penipuan.
Waspadai Modus Penipuan Dana PayLater, Simak Imbauan Kapolresta Pangkalpinang






