HEADLINEPEMPROV

Gubernur Luncurkan Program GENCAR

54
×

Gubernur Luncurkan Program GENCAR

Sebarkan artikel ini
Foto: Biro Adpim

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menghadirkan inovasi kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada pengendalian inflasi, tetapi juga memperkuat peran masyarakat secara kolektif.

Hal ini diwujudkan melalui peluncuran Program Gerakan Nanam Cabe Rakyat (GENCAR), sebuah gerakan ketahanan pangan berbasis rumah tangga yang dikelola secara terintegrasi bersama kelompok tani, dasawisma, dan Ibu-ibu TP PKK kelurahan.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Babel secara langsung meluncurkan program tersebut sekaligus menyerahkan tanaman cabai kepada masyarakat di Kelurahan Air Itam, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Jumat (16/1/2026).

Program GENCAR dirancang sebagai respons strategis terhadap fluktuasi harga cabai yang kerap menjadi salah satu penyumbang inflasi daerah.

Pada tahap awal, Pemprov Babel menyalurkan sebanyak 150.000 tanaman cabai, yang diproyeksikan sudah dapat dipetik dalam waktu sekitar satu bulan ke depan.

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada warga Kelurahan Air Itam sebagai lokasi percontohan pelaksanaan program.

Program ini sekaligus mencerminkan visi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, yakni Mewujudkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang Berdaya Saing, Berbudaya, Mandiri, dan Sejahtera.

Melalui penyediaan tanaman cabai kepada masyarakat, pemerintah mendorong terwujudnya kemandirian pangan keluarga, memperkuat budaya gotong royong dan kebersamaan, serta meningkatkan daya saing ekonomi rumah tangga.

engan memanfaatkan potensi lokal dan peran aktif masyarakat, Program GENCAR diharapkan mampu menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Hidayat Arsani menjelaskan, keunggulan utama Program GENCAR terletak pada konsep pemberdayaan masyarakat, mulai dari proses pemeliharaan, perawatan, hingga pemanfaatan hasil panen.

“Program ini tidak hanya membagikan tanaman cabai dengan konsep satu rumah menerima 10 batang, tetapi juga melibatkan kelompok tani sebagai pendamping teknis, serta dasawisma dan Ibu-ibu TP PKK kelurahan sebagai pengelola di tingkat rumah tangga,” ungkapnya.

” Dengan pola ini, program diharapkan berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Program GENCAR akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan dukungan pendampingan berkelanjutan.

“Apabila terdapat tanaman yang tidak tumbuh optimal, masyarakat dapat berkoordinasi melalui kelompok tani dan TP PKK untuk dilakukan penggantian,” tambahnya.

Di Kelurahan Air Itam, sebanyak 100 rumah menerima masing-masing 10 pot tanaman cabai, yang terdiri dari lima pot cabai merah keriting dan lima pot cabai rawit.

Selanjutnya, pengelolaan tanaman dilakukan secara terkoordinasi oleh dasawisma, dengan pendampingan kelompok tani serta pembinaan TP PKK kelurahan.

Lebih dari sekadar bantuan pertanian, Hidayat Arsani menekankan bahwa hasil panen cabai diarahkan untuk dikelola secara kolektif agar memiliki nilai tambah ekonomi.

“Hasil panen dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, dipasarkan secara kelompok, atau diolah menjadi produk rumah tangga. Bahkan dapat mendukung program pemerintah lainnya, seperti pemenuhan bahan bumbu dapur SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis,” jelasnya.

Menurut Hidayat, ketahanan pangan yang kuat harus dimulai dari keluarga, dengan perempuan dan ibu rumah tangga sebagai penggerak utama di tingkat dasar.

“Melalui peran dasawisma dan TP PKK, Program GENCAR diharapkan menjadi gerakan bersama yang memperkuat ekonomi keluarga sekaligus menjaga stabilitas harga pangan,” tegasnya.

Salah satu warga penerima bantuan, Sudarman, menyampaikan apresiasinya terhadap konsep Program GENCAR yang melibatkan pendampingan dan pengelolaan bersama.

“Program ini sangat bermanfaat, apalagi tanamannya akan panen dalam satu bulan ke depan dan ada pendampingan. Kami akan merawatnya dengan baik agar hasilnya maksimal,” tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh Junaidi, warga lainnya, yang menilai Program GENCAR memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas program yang melibatkan masyarakat secara langsung. Semoga program ini terus berlanjut dan berkembang,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan