Jumlah Penumpang di Tanjung Kalian Naik 94% per Hari

oleh -20 Dilihat
General Manager PT. ASDP Cabang Tanjung Kalian, Christopher di ruang kerjanya, Rabu ( 22/12 ).

BANGKA BARAT — Jumlah penumpang rata – rata per hari jelang Natal di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat mulai mengalami peningkatan, terutama penumpang pejalan kaki atau tidak membawa kendaraan.

General Manager PT. ASDP Cabang Tanjung Kalian, Christopher mengatakan, kenaikannya mencapai kurang lebih 100 orang, atau sekitar 94 persen bila dibandingkan tahun 2020 lalu.

Sementara untuk kendaraan pada H-4 kemarin, terjadi peningkatan sekitar 35 persen atau kurang lebih 250 kendaraan yang masuk ke Pelabuhan.

” Dibanding tahun 2020 lalu jumlah kendaraan rata – rata per hari sekitar 200 unit. Ini kami akan memprediksi juga akan adanya puncaknya arus mudik pada 24 dan 25 Desember atau tepatnya dihari Jum’at dan Sabtu,” terang Christoper saat ditemui di kantornya, Rabu ( 22/12 ) siang.

Guna mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan maupun penumpang di pelabuhan, pihaknya telah mempersiapkan area alternatif untuk menambah daya tampung dengan kapasitas lebih besar, terutama untuk kendaraan.

ASDP telah membuka jalur parkir sebagai tampungan sementara. Dalam kondisi normal, kapasitasnya hanya untuk 150 kendaraan saja. Namun dengan skema baru jelang Nataru ini, jumlah kendaraan yang bisa ditampung meningkat 73 persen.

” Untuk saat ini dengan skema yang baru untuk Nataru ini ada peningkatan 73 persen, atau kita bisa menampung kendaraan sebanyak 260,” ujarnya.

” Tidak hanya di Pelabuhan, tetapi di kapal – kapal yang melayani lintasan Tanjung Kalian – Tanjung Api Api juga memiliki kapasitas yang lebih besar saat ini,” imbuh dia.

Christoper menambahkan, tahun 2021 pihaknya telah menambah 30 unit kapal besar untuk melayani lintasan Tanjung Kalian – Tanjung Api Api. Di masa mudik ini pihaknya memprioritaskan kendaraan pribadi, tapi tetap tidak melupakan kendaraan logistik.

” Karena ini masanya mudik, masanya keluarga yang biasa untuk bepergian. Kita memang telah sepakat dengan temen – temen tetap kita coba memprioritaskan kendaraan pribadi, tapi kita pastikan juga logistik tetap terjaga, mudah – mudahan bisa seimbang,” harapnya. ( SK )