HEADLINEPEMKOT

Pemkot Soroti Kenaikan Harga Ayam Ras

×

Pemkot Soroti Kenaikan Harga Ayam Ras

Sebarkan artikel ini
Rico Ariputra

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus memantau perkembangan inflasi dan harga komoditas strategis, termasuk daging ayam ras yang menjadi salah satu penyumbang inflasi di daerah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Pangkalpinang, Rico Ariputra, usai mengikuti Rakornis penanganan inflasi dan evaluasi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar Kemendagri secara daring, Senin (5/10/2026).

Rico mengatakan, berdasarkan perkembangan September 2026, inflasi Pangkalpinang secara month to month (m-to-m) tercatat 0,44 persen. Sementara secara year on year (y-on-y) mencapai 3,96 persen dan inflasi tahun kalender sebesar 2,97 persen.

“Alhamdulillah, untuk Pangkalpinang secara umum masih terkendali. Adapun beberapa komoditas penyumbang inflasi Pangkalpinang masih didominasi oleh daging ayam ras, transportasi udara dan beras,” ujar Rico.

Menurutnya, selain pangan, Pemkot juga memantau perkembangan harga dan distribusi BBM karena perubahan harga dapat berdampak terhadap biaya transportasi, distribusi barang dan harga kebutuhan masyarakat.

Sementara dalam evaluasi MBG, tingginya harga daging ayam ras menjadi salah satu perhatian. Tingginya permintaan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk kebutuhan MBG disebut turut memengaruhi kondisi harga ayam ras di berbagai daerah.

“Untuk evaluasi MBG, fokusnya pada bagaimana daging ayam ras yang harganya tinggi di seluruh wilayah di Indonesia salah satunya dipicu oleh tingginya permintaan dari SPPG guna pemenuhan MBG,” katanya.

Pemkot Pangkalpinang akan terus memantau harga dan pasokan komoditas strategis, termasuk pangan, BBM dan faktor transportasi, guna menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat. (IP)

Tinggalkan Balasan