HEADLINEPEMKOT

Program Pelatihan Kerja Diikuti 55 Peserta

×

Program Pelatihan Kerja Diikuti 55 Peserta

Sebarkan artikel ini
Amrah Sakti

PANGKALPINANG – Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang menggelar pelatihan berbasis unit kompetensi bagi 55 peserta untuk meningkatkan keterampilan dan memperluas peluang kerja maupun usaha mandiri.
‎
‎Pelatihan yang dibuka di Balai Besar Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (8/10/2026), mencakup tiga bidang, yakni junior makeup artist, digital marketing, dan coffee roasting.
‎
‎Kepala Disnaker Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan pasar kerja dan keterampilan yang dimiliki para pencari kerja.
‎
‎“Dinas Tenaga Kerja selalu berupaya menjembatani mismatch antara kebutuhan pasar kerja dengan keterampilan yang dimiliki oleh pencari kerja,” kata Amrah dalam laporan kegiatan.
‎
‎Ia menjelaskan, dari 82 orang yang mendaftar, sebanyak 68 peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi.
‎
‎Setelah mengikuti tahapan seleksi berupa tes pengetahuan umum, kemampuan dasar secara daring, dan wawancara, ditetapkan 55 peserta yang lolos.
‎
‎Peserta tersebut terdiri dari 20 orang pada pelatihan junior makeup artist, 20 orang digital marketing, dan 15 orang coffee roasting.
‎
‎Pelatihan berlangsung pada 7 hingga 28 Oktober 2026 dengan menggandeng Lembaga Kursus Astari untuk bidang tata rias, LPK Atma Luhur untuk digital marketing, serta Fokus Coffee Roastery untuk coffee roasting.
‎
‎Selain memperoleh keterampilan sesuai bidang masing-masing, peserta juga dipersiapkan untuk mengikuti uji kompetensi.
‎
‎Sebanyak 36 peserta dijadwalkan menjalani pengujian pada 3 dan 4 November 2026, masing-masing 12 orang dari setiap program pelatihan.
‎
‎Amrah menambahkan, kegiatan yang bersumber dari APBD Perubahan Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2026 ini merupakan bagian dari upaya Disnaker meningkatkan kualitas tenaga kerja.
‎
‎Pihaknya juga merencanakan pelatihan tambahan melalui anggaran APBN serta program khusus bagi penyandang disabilitas.
‎
‎Melalui program tersebut, Disnaker berharap pencari kerja memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan industri sekaligus mampu memanfaatkan peluang berwirausaha. (IP)

Tinggalkan Balasan