BANGKA – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Sesilia Rizki menyoroti persoalan BPJS dan sistem zonasi sekolah saat melaksanakan reses di Masjid Az Ziqro, Kelurahan Lubuk Kelik, Minggu (13/9/2026).
Dalam reses masa sidang III tahun sidang II 2026 tersebut, sejumlah aspirasi masyarakat disampaikan, termasuk terkait layanan BPJS, pendidikan, serta infrastruktur seperti lampu jalan.
Sesilia mengatakan, pengalihan kepesertaan BPJS ke pemerintah kabupaten sebelumnya dilakukan karena keterbatasan anggaran daerah.
“BPJS itu kan kemarin dialihkan ke kabupaten karena memang anggaran kita tidak memungkinkan. Mudah-mudahan dengan ada dana bagi hasil turun dari pusat, kita dapat menanggulanginya lagi BPJS tadi,” kata Sesilia.
Di bidang pendidikan, ia mengakui sistem zonasi sekolah masih perlu diperbaiki agar tidak menimbulkan protes maupun kecemburuan di tengah masyarakat.
“Untuk pendidikan, mungkin sistem zonasi yang tadi belum berjalan dengan baik di sini. Nanti akan kami perjuangkan biar sistemnya lebih baik lagi ke depan,” ujarnya.
Sesilia menyebut pengawasan terhadap pelaksanaan zonasi nantinya perlu dilakukan secara ketat oleh Dinas Pendidikan.
Terkait aspirasi pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan kabupaten, ia mengatakan akan meneruskannya melalui Fraksi Golkar di DPRD Kabupaten Bangka.
“Karena bukan wewenang kami, itu wewenang di kabupaten. Nanti kami akan sampaikan ke Fraksi Golkar yang ada di kabupaten untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (IP)







