HEADLINEPEMPROV

Setiap Anak Berharga, Setiap Karya Bermakna

×

Setiap Anak Berharga, Setiap Karya Bermakna

Sebarkan artikel ini
Foto: Biro Adpim

PANGKALPINANG – Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, menghadiri peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 di Sekolah Luar Biasa Negeri 31 Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pangkalpinang, Jumat (24/7/2026).

Mengusung tema Setiap Anak Berharga, Setiap Karya Bermakna, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam memberikan hak yang setara bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan, perlindungan, dan ruang berkembang sesuai potensi yang dimiliki.

Kehadiran Bunda PAUD Babel disambut dengan tari persembahan dari para siswa. Berbagai penampilan seni yang dibawakan anak-anak berkebutuhan khusus, mulai dari tari, musik, menyanyi, pencak silat hingga bercerita, menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kemampuan dan talenta yang patut diapresiasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Babel memberikan apresiasi kepada keluarga besar SLBN 31 PKLK Pangkalpinang atas dedikasi dalam mendampingi dan mengembangkan potensi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Setiap anak memiliki keistimewaan dan potensi yang berbeda. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik tanpa adanya diskriminasi,” ujar Bunda Noni Hidayat Arsani.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala SLBN 31 PKLK Pangkalpinang, Tri, mengapresiasi atas kehadiran Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bunda Noni Hidayat Arsani, yang telah memberikan motivasi dan semangat kepada keluarga besar SLBN 31 PKLK Pangkalpinang dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026.

“Kami berharap anak-anak kami dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berkarakter, serta mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional. Mohon dukungan dari Bapak dan Ibu semua agar harapan tersebut dapat terwujud,” ujar Tri.

Peringatan Hari Anak Nasional di SLBN 31 PKLK Pangkalpinang menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka melalui berbagai penampilan seni.

Antusiasme para siswa, guru, dan orang tua yang hadir menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berprestasi, serta memperoleh dukungan penuh dalam mengembangkan potensinya.

Menutup kegiatan, Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima penyematan selempang Bunda Anak Istimewa sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya terhadap pendidikan dan perlindungan anak berkebutuhan khusus.

Dia berharap semangat Hari Anak Nasional Tahun 2026 menjadi penguat kolaborasi seluruh pihak dalam mewujudkan Generasi Emas Bangka Belitung yang unggul, berkarakter, berdaya saing, serta tumbuh dalam lingkungan yang ramah, inklusif, dan penuh kasih sayang.

Usai melihat penampilan dari para siswa, Bunda Noni beserta jajaran melihat secara langsung karya siswa-siswi SLB. Mulai dari kerajinan tudung saji, membatik hingga lukisan pemandangan.

Dirinya memberikan dukungan kepada anak-anak dalam menampilkan berbagai kreativitas dan bakat terbaik mereka. (*)

Tinggalkan Balasan