HEADLINEPEMKOT

Wali Kota Buka PKBI dan UKBI

83
×

Wali Kota Buka PKBI dan UKBI

Sebarkan artikel ini
Sambutan Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin. (Ist)

PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, secara resmi membuka kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) dan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi guru dan tenaga kependidikan di Kota Pangkalpinang, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut berlangsung di Hotel Cordela Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Saparudin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Indonesia melalui pelatihan, orientasi, serta pembekalan ilmu dari para narasumber.

“Hari ini guru-guru kita dan tenaga kependidikan di Kota Pangkalpinang mendapatkan pelatihan, orientasi, serta ilmu pengetahuan dari para narasumber yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Balai Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami dari Pemerintah Kota Pangkalpinang mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” tambahnya.

Saparudin menegaskan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal, tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi peserta didik di sekolah.

“Saya berharap para guru dan tenaga kependidikan benar-benar serius mengikuti kegiatan ini. Jangan main-main, karena ilmu yang didapat nantinya harus bisa ditransfer kepada murid-murid kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia bagi siswa dan masyarakat secara luas di masa mendatang.

Menurutnya, saat ini bahasa Indonesia semakin berkembang dan penggunaannya telah meluas, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga mulai dipelajari oleh berbagai lembaga dan institusi pendidikan di luar negeri.

“Bahasa Indonesia sekarang sudah sangat luas penggunaannya. Tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga mulai dipelajari di luar negeri,” tutupnya. (IP)

Tinggalkan Balasan