PANGKALPINANG – Camat Taman Sari, Yansyah Tri Darmawan Putra, menyatakan dukungan penuh terhadap proyek pembangunan tanggul dan normalisasi alur Sungai Rangkui yang digagas pemerintah sebagai upaya mengurangi banjir di Kota Pangkalpinang.
Pernyataan itu disampaikan Yansyah usai mengikuti sosialisasi pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Rangkui bersama masyarakat terdampak di Kantor Camat Taman Sari, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, proyek tersebut sangat dibutuhkan, karena Kecamatan Taman Sari merupakan salah satu wilayah yang paling sering terdampak banjir akibat kondisi geografis yang menyerupai cekungan.
“Intinya kami sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi salah satu solusi terhadap persoalan banjir yang selama ini terjadi, terutama di Kecamatan Taman Sari,” kata Yansyah.
Ia berharap pembangunan tanggul dan normalisasi sungai mampu mengurangi genangan air saat curah hujan tinggi.
Namun, Yansyah juga berharap pemerintah pusat dapat menambah alokasi anggaran agar cakupan pekerjaan menjadi lebih luas.
Menurut dia, anggaran proyek yang semula direncanakan lebih besar mengalami penyesuaian hingga tersisa sekitar Rp4 miliar.
“Tadinya mungkin anggarannya besar, sampai Rp18 miliar, kemudian turun menjadi Rp11 miliar, dan sekarang sekitar Rp4 miliar. Kami berharap Pak Wali Kota dapat melobi pemerintah pusat agar anggaran ini bisa ditambah, karena persoalan banjir ini benar-benar menjadi masalah utama di Kota Pangkalpinang, khususnya di wilayah kami,” ujarnya.
Yansyah mengaku memahami besarnya dampak banjir di Kecamatan Taman Sari. Ia bahkan mengingat saat bertugas pada 2012 lalu, Kantor Kecamatan Taman Sari turut terendam banjir sehingga aktivitas pemerintahan sempat terganggu.
“Kalau tidak ada penanganan, kami akan terus menghadapi banjir. Dengan adanya proyek ini, setidaknya bisa mengurangi dampaknya,” katanya.
Terkait respons masyarakat, Yansyah mengatakan sebagian besar warga mendukung pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Rangkui karena merasakan langsung dampak banjir setiap tahun.
Meski demikian, ia mengakui masih ada sebagian kecil warga yang memiliki keberatan terhadap proyek tersebut.
Untuk itu, pihak kecamatan bersama pemerintah kelurahan akan melakukan pendekatan persuasif agar masyarakat memahami manfaat pembangunan tersebut.
“Kalau ada sedikit perbedaan pendapat itu wajar. Kami bersama lurah akan melakukan pendekatan kepada masyarakat yang mungkin masih belum memahami tujuan proyek ini,” jelasnya.
Proyek pembangunan tanggul dan normalisasi Sungai Rangkui akan dilaksanakan di sejumlah titik yang berada di Kecamatan Taman Sari dan wilayah sekitarnya, termasuk Kelurahan Kejaksaan, Kelurahan Opas, hingga sebagian Rawa Bangun.
Yansyah pun mengajak seluruh masyarakat mendukung pelaksanaan proyek tersebut agar proses pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya dapat dirasakan dalam mengurangi risiko banjir di Kota Pangkalpinang.
“Kami mengajak seluruh masyarakat mendukung proyek ini. Walaupun anggaran yang tersedia saat ini masih terbatas, kami berharap pekerjaan ini menjadi langkah awal untuk penanganan banjir yang lebih baik ke depan,” tutupnya. (IP)
Yansyah Sebut Proyek Ini Sangat Dibutuhkan






