HEADLINEPEMKOT

Kolaborasi Penyaluran Bantuan Corporate Social Responsibility

39
×

Kolaborasi Penyaluran Bantuan Corporate Social Responsibility

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama donasi yang melibatkan BPJS Kesehatan Pangkalpinang dan Yayasan SPPG di Smart Room Center Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (11/5).

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang melalui penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility atau CSR.

Kesepakatan ini dikukuhkan usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama donasi yang melibatkan BPJS Kesehatan Pangkalpinang dan Yayasan SPPG.

Prosesi penandatanganan tersebut berlangsung di Smart Room Center Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (11/5/2026).

Sinergi ini menandai langkah nyata sektor perbankan dalam mendukung percepatan pembangunan di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut.

Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menjelaskan bahwa alokasi bantuan CSR kali ini akan diprioritaskan pada sektor pembangunan fisik dan peningkatan kualitas fasilitas publik.

Beberapa poin utama yang menjadi sasaran program meliputi rehabilitasi rumah ibadah (surau), perluasan Ruang Terbuka Hijau (RTH), hingga penguatan sistem keamanan kota.

“Bantuan ini difokuskan untuk mendukung sejumlah program pembangunan, mulai dari perbaikan surau agar lebih layak, penambahan area hijau, hingga pemasangan jaringan CCTV di berbagai titik strategis di wilayah kota,” ujar Saparudin.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari visi pemerintah daerah untuk menghadirkan ruang publik yang tidak hanya estetik, tetapi juga fungsional.

Pemasangan CCTV tambahan diharapkan dapat meningkatkan aspek keamanan warga, sementara RTH diproyeksikan sebagai paru-paru kota sekaligus tempat interaksi sosial.

“Tujuannya adalah menciptakan ekosistem lingkungan yang lebih nyaman, aman, dan memberikan manfaat langsung bagi mobilitas masyarakat sehari-hari,” tambahnya.

Selain pembangunan infrastruktur, program CSR ini juga menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Didampingi Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, Saparudin mengungkapkan sebagian bantuan diarahkan untuk pengembangan sentra nanas, yang merupakan salah satu komoditas unggulan lokal di Pangkalpinang.

Pengembangan sentra nanas ini bertujuan untuk menggenjot produktivitas petani dan pelaku usaha mikro di daerah.

Dengan adanya dukungan modal atau fasilitas dari CSR, diharapkan kesejahteraan warga dapat meningkat melalui hilirisasi potensi daerah.

“Kami ingin mendorong produktivitas masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Sentra nanas ini punya peluang besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi warga,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Prof. Saparudin menekankan bahwa kolaborasi antara dunia perbankan, instansi vertikal seperti BPJS Kesehatan, dan pemerintah daerah merupakan kunci sukses pembangunan berkelanjutan.

Ia berharap model kerja sama seperti ini dapat terus konsisten dilakukan.

“Sinergi ini sangat krusial. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk memastikan pembangunan tidak hanya berjalan, tetapi juga memiliki dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Pangkalpinang,” pungkasnya. (IP)

Tinggalkan Balasan