BANGKA TENGAH – Rencana Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, membangun Rumah Sakit Jantung dan Rumah Sakit Stroke mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Batianus.
Menurutnya, kehadiran rumah sakit khusus tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat Bangka Belitung, yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh demi memperoleh layanan kesehatan yang memadai.
Batianus menilai, pembangunan rumah sakit jantung dan stroke bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi besar di sektor pelayanan publik yang akan menyelamatkan banyak nyawa sekaligus meringankan beban masyarakat.
“Selama ini banyak pasien asal Bangka Belitung, termasuk dari Bangka Tengah, yang terpaksa dirujuk ke Palembang maupun Jakarta untuk mendapatkan penanganan penyakit jantung dan stroke. Kondisi itu bukan hanya menguras biaya, tetapi juga menguras tenaga dan psikologis keluarga yang harus mendampingi pasien,” ujarnya, Jumat (31/6/26).
Dikatakan Batianus, pelayanan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas pemerintah. Karena itu, DPRD Bangka Tengah menyambut baik langkah Gubernur Hidayat Arsani yang berkomitmen menghadirkan fasilitas kesehatan rujukan di Bangka Belitung.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kebijakan Bapak Gubernur. Ini adalah langkah yang sangat mulia karena manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran rumah sakit khusus ini akan memangkas waktu rujukan, mempercepat penanganan pasien, dan memberikan harapan baru bagi masyarakat Bangka Belitung,” katanya.
Tak hanya menyatakan dukungan secara politik, Batianus juga memastikan DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah siap memberikan dukungan konkret apabila rumah sakit tersebut dibangun di Bangka Tengah.
“Kalau memang Bangka Tengah dipilih sebagai lokasi pembangunan dan dibutuhkan hibah lahan maupun dukungan administrasi lainnya, kami siap mendukung sepenuhnya selama sesuai dengan regulasi yang berlaku. Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Menanggapi rencana pembiayaan pembangunan melalui skema pinjaman pemerintah provinsi, Batianus menilai langkah tersebut merupakan kebijakan yang telah diperhitungkan secara matang.
“Kami yakin pemerintah provinsi sudah menghitung kemampuan fiskalnya. Selama pinjaman itu digunakan untuk membangun fasilitas kesehatan yang manfaatnya dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, tentu patut didukung,” ungkapnya.
Batianus berharap rumah sakit tersebut dapat dibangun di wilayah Kabupaten Bangka Tengah, seperti di Koba atau Pangkalanbaru, mengingat letaknya yang strategis dan dinilai mampu mempermudah akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat dari berbagai kabupaten di Bangka Belitung.
“Yang paling penting bukan hanya bangunannya berdiri, tetapi bagaimana rumah sakit ini benar-benar menjadi pusat layanan kesehatan yang mampu menyelamatkan nyawa dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bangka Belitung,” pungkasnya. (IP)
Harapan Baru Masyarakat Bangka Belitung






