BANGKA – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Agung Setiawan, kembali mengingatkan masyarakat pentingnya memastikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan Agung Setiawan saat melaksanakan reses masa sidang III tahun sidang II 2026 di Kelekak Bunda, Minggu (13/9/2026).
Agung mengatakan DTSEN menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan penerima berbagai program bantuan berdasarkan desil sosial ekonomi.
“Tidak henti-hentinya selaku anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengingatkan kepada masyarakat, sehingga data tunggal sosial ekonomi nasional ini benar-benar bisa tepat sasaran,” kata Agung.
Ia mengingatkan agar masyarakat yang tergolong mampu tidak masuk sebagai penerima bantuan, sementara warga yang benar-benar membutuhkan dapat terakomodasi.
“Jangan sampai nanti ada orang-orang kaya yang mendapat bantuan. Tapi orang-orang miskin tadi yang desil 1 sampai 5 yang tidak mendapat bantuan,” ujarnya.
Agung juga menyoroti persoalan pekerja dengan penghasilan tidak tetap, seperti penambang dan nelayan.
Menurutnya, kondisi ekonomi kelompok tersebut sulit diukur hanya berdasarkan kepemilikan rumah atau kendaraan.
“Mereka kan berkerja tidak menentu, Kadang dapat, kadang enggak. Yang tetap itu bisa diukur, yang tidak tetap ini yang susah ngukurnya,” katanya.
Selain DTSEN, Agung mengingatkan masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan di tengah musim kemarau panjang.
“Kita mengimbau kepada masyarakat, jangan membakar hutan. Itu berbahaya sekali,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat turut menjaga lingkungan agar pemerintah tidak harus mengeluarkan anggaran besar untuk menangani kebakaran dan dampak kekeringan yang sebenarnya dapat dicegah. (IP)
Agung Ingatkan Akurasi DTSEN dan Bahaya Karhutla







