HEADLINEPEMKOT

Smart Parking Bisa Dongkrak PAD Kota Pangkalpinang

×

Smart Parking Bisa Dongkrak PAD Kota Pangkalpinang

Sebarkan artikel ini
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Gedung Tudung Saji Kantor Walikota, Senin (1/10).

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota Pangkalpinang mulai menerapkan uji coba Smart Parking atau parkir berlangganan sejak 1 Oktober hingga 31 Desember 2026.

Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengatakan masa uji coba selama tiga bulan dilakukan untuk melihat langsung berbagai persoalan yang mungkin muncul dalam penerapan di lapangan.

“Ketika ada mungkin apa yang kita kaji di atas kertas, belum tentu di lapangannya bisa sama. Sehingga kita lihat bagaimana penerapannya di lapangan,” ujar Saparudin.

Menurutnya, seluruh juru parkir yang disiapkan Pemkot telah dilengkapi atribut resmi, mulai dari rompi, topi, kartu nama dengan barcode hingga peluit. Pengawasan juga melibatkan Dishub, kepolisian, Kodim dan unsur Forkopimda selama masa uji coba.

Saparudin menyebut parkir berlangganan diharapkan meringankan masyarakat. Tarifnya Rp1.000 untuk satu hari, Rp7.000 untuk tujuh hari dan Rp30.000 untuk satu bulan.

Pengguna dapat memanfaatkan parkir di titik-titik yang telah ditentukan selama masa berlangganan.

“Kalau mereka langganan satu hari cuma Rp1.000. Jadi satu hari misalnya langganan jam 7 pagi, berarti selesainya jam 7 besok,” katanya.

Selain memberikan kepastian biaya bagi masyarakat, Saparudin mengatakan sistem tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Saat ini PAD dari parkir secara manual disebut sekitar Rp2 miliar.

Ia memperkirakan, apabila sekitar 30 persen masyarakat menggunakan Smart Parking, penerimaan dari sektor tersebut berpotensi mencapai sekitar Rp15 miliar.

Menurutnya, tambahan PAD tersebut nantinya akan dikembalikan untuk pembangunan infrastruktur.

“Ini soal keadilan saja. Ketika itu memberikan tambahan PAD bagi pemerintah, tentu akan dikembalikan juga untuk fasilitas-fasilitas yang ada di masyarakat,” ujarnya. (IP)

Tinggalkan Balasan