Ini Hasil Olah TKP Laka Fuso Gilas Pelajar oleh Sat Lantas Polres Babar

oleh -113 Dilihat
Proses evakuasi jenazah NA ( 17 ) dalam laka lantas di ruas jalan Desa Berang, Kecamatan Simpang Teritip, Selasa ( 1/3 ) pagi. ( Ist )

BANGKA BARAT — Keterangan para saksi pada kecelakaan maut di Kecamatan Simpang Teritip, Selasa (1/3) pagi, sedikit berbeda dengan hasil olah TKP yang dilakukan personel Satuan Lalu Lintas Polres Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat melalui Kasat Lantas IPTU R.T.A. Sianturi, pengemudi sepeda motor Honda Supra, ternyata tidak ikut terjatuh, bahkan sepeda motornya berhasil lolos di sela – sela dua mobil. Namun penumpang yang ia bonceng terjatuh, karena menyenggol bagian belakang mobil.

” Ia menyenggol, motornya nggak jatuh, boncengan (penumpang) yang terjatuh, dimana kaki kirinya terkena body belakang mobil, sehingga ia terjatuh. Setelah terjatuh langsung ditabrak oleh ban belakang mobil truk box dari arah yang berlawanan,” terang Sianturi via telepon, Selasa.

Namun Sianturi mengatakan, untuk keperluan penyelidikan, pengemudi mobil Honda Brio dan truk Fuso masih ditahan untuk dimintai keterangan. Sementara rekan korban tidak ditahan, karena masih dibawah umur.

” Kita mintai keterangan untuk penyelidikan, nanti akan kita BAP setelah itu suruh pulang pengendara motor, karena masih dibawah umur kita kembalikan dulu kepada orang tuanya, karena dibawah umur kita tidak bisa melakukan penahanan,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, seorang siswi SMA tewas seketika akibat tergilas truk Fuso bermuatan wortel, di Kecamatan Simpang Teritip, pada Selasa ( 1/3 ) pagi.

Menurut para saksi di TKP, peristiwa mengerikan tersebut terjadi pada pukul 06.50 WIB. Dua pelajar putri warga Kecamatan Kelapa, hendak berangkat sekolah mengendarai sepeda motor Honda Supra.

Sepeda motor yang dikemudikan siswi SMA itu melaju dari arah Pangkalpinang menuju Muntok. Namun saat hendak menyalip mobil Honda Brio di depannya, sepeda motor mereka menyenggol bagian belakang mobil berwarna merah tersebut.

Detik selanjutnya, akibat senggolan tersebut PR kehilangan kendali, sepeda motornya pun oleng dan mereka terjatuh ke jalan. Di saat yang sama muncul truk Fuso bermuatan wortel. Karena jarak yang terlalu dekat, sopir Fuso tidak dapat menghindar lagi, dan menggilas tubuh korban

” Korban itu mau motong mobil, tapi tau – taunya kesenggol, lalu terpelanting ke tengah. Mobil dari Muntok langsung aja, tadi ada dua orang, jadi satu meninggal dunia, satunya selamat,” ujar saksi mata di TKP.

Di lain pihak, pengemudi Honda Brio saat ditemui di Polsek Simpang Teritip, mengaku dirinya sudah menyalakan lampu sign sebelum masuk tikungan, sebab di depannya ada kendaraan lain, apalagi di ruas jalan tersebut memang dilarang untuk mendahului.

“Jadi kondisi di depan itu ada mobil lalu kondisinya tikungan, saya sudah kasih lampu sign. Tiba – tiba di belakang ada yang nabrak, lihat spion ada yang jatuh. Untuk jalannya kan itu tikungan garis lurus, jadi udah otomatis nggak boleh nyusul,” ungkapnya.

Sementara itu berdasarkan pengakuan pengemudi truk Fuso, ia tidak sempat lagi menghindar, karena tubuh korban sudah masuk ke kolong truknya, sehingga gadis malang itu pun tergilas roda belakang.

” Nggak tahu, jadi pas masuk tikungan, sudah masuk ke kolong, jadi kena ban belakang. Enggak sempat menghindari lagi lah, kalau dia keliatan dari depan mungkin bisa lah kita langsung rem, tapi ini nggak keliatan,” bebernya. ( SK )